- Istimewa
Jailnya Indonesia Banget! Momen Tengil Tijjani Reijnders Jewer Jay Idzes di Liga Italia Viral
Jakarta, tvOnenews.com - Momen tengil Tijjani Reijnders pada kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Liga Italia menjadi viral di sosial media.
Tijjani Reijnders merupakan kakak dari pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders. Sama-sama lahir di Belanda yang kini bermain di Liga Italia, Tijjani pun akrab dengan Jay Idzes.
Keduanya pun bertemu ketika Tijjani Reijnders bersama AC Milan bertandang ke kandang Jay Idzes, Venezia FC.
Kedua tim bertemu di Stadion Pier Luigi Penzo, Senin (28/4/2025) dini hari WIB.
Tetap profesional, keduanya beradu taktik untuk meraih kemenangan di laga ini.
Sampai akhirnya Tijjani Reiijnders berkontribusi pada kemenangan timnya dengan skor akhir 2-0 dari Venezia.
AC Milan berhasil mencuri poin penuh dari gol cepat Cristian Pulisic di menit lima dan gol telat Santiago Gimenez di menit 90+6.
Interaksi Tijjaani Reijnders dan Jay Idzes di tengah pertandingan pun viral di sosial media.
Hal ini berawal dari kemelut di kotak penalti pada menit 54.
Tingginya intensitas laga membuat pertikaian terjadi setelah pemain Venezia Fali Cande dituduh melakukan handball saat menghalau bola AC Milan.
Wasit yang melihat hal tersebut pun kemudian dikerubungi oleh pemain dari kedua tim.
Muncul dari belakang, Jay Idzes sebagai kapten Venezia kemudian menghampiri wasit.
Tijjani yang sudah bersama wasit justru salah fokus ketika melihat Jay Idzes emosi.
Dia pun mengarahkan tangannya ke telinga Jay Idzes dan melakukan gestur menjewer.
Jay Idzes sempat terkejut dengan tindakan Tijjani tersebut. Sadar ternyata sang kakak yang melakukannya, dia pun tersenyum dan keduanya saling berpelukan.
Wasit Gianluuca Manganiello pun hanya memberikan kartu kuning pada Fali Cande dan tak ada tendangan penalti yang diputuskan sang wasit.
Sayangnya, kedua pemain belum membagikan interaksi keduanya seperti foto bersama maupun saling berkomentar postingan Instagram.
Hal ini karena Jay Idzes masih berjuang untuk menyelamatkan tim agar tetap bisa bertahan di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
Tersisa empat pertandingan, Venezia masih terdampar di posisi 18 dengan raihan 25 poin, selisihi dua poin dari Lecce yang berada di posisi 17.