- Persija Jakarta
Gagal Salip Persib Bandung, Persija Jakarta Tersungkur di Padang: Kartu Merah dan Gol Dianulir Jadi Petaka
tvOnenews.com - Ambisi Persija Jakarta untuk menyalip Persib Bandung di papan atas klasemen Super League 2025/2026 harus kandas secara menyakitkan.
Kekalahan dramatis dari Semen Padang membuat Macan Kemayoran gagal memanfaatkan momentum emas untuk naik peringkat. Alih-alih mendekati puncak, Persija justru harus rela turun satu strip dan melihat rival abadinya semakin menjauh.
Hasil minor ini terasa semakin pahit karena Persija sebenarnya datang dengan tekad besar membawa pulang poin penuh.
Namun, rangkaian insiden di lapangan, mulai dari kartu merah, gol bunuh diri, hingga gol yang dianulir, menjadi mimpi buruk yang berujung pada kegagalan menggusur Persib Bandung dari posisi dua klasemen Super League.
Persija Jakarta tumbang 0-1 saat bertandang ke markas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Padang, Senin (22/12/2025).
Satu-satunya gol dalam laga tersebut lahir dari situasi yang tidak diharapkan, ketika bek Persija, Jordi Amat, salah mengantisipasi bola pada menit ke-83 hingga berujung gol bunuh diri.
Sebelum insiden tersebut, Persija sudah berada dalam kondisi sulit. Figo Dennis harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-37. Bermain dengan 10 orang membuat Macan Kemayoran kesulitan menjaga keseimbangan permainan.
Petaka belum berhenti di situ. Pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+7, Persija kembali kehilangan pemain setelah Fabio Da Silva diganjar kartu merah langsung. Situasi tersebut memaksa tim tamu menyelesaikan laga dengan sembilan pemain.
- Persija Jakarta
Di tengah keterbatasan jumlah pemain, Persija sebenarnya sempat mencetak gol penyeimbang. Maxwell Souza berhasil menaklukkan kiper Semen Padang lewat sepakan kaki kanan pada menit ke-90+11.
Namun, euforia tersebut hanya berlangsung singkat setelah wasit menganulir gol itu karena menilai Allano Lima melakukan pelanggaran lebih dulu dalam proses terjadinya gol.
Kekalahan ini menjadi kerugian besar bagi Persija. Selain gagal membawa pulang poin, dua pemain dipastikan absen pada laga berikutnya akibat kartu merah. Lebih dari itu, posisi Persija di klasemen pun terdampak signifikan.
Macan Kemayoran kini turun ke peringkat ketiga klasemen Super League 2025/2026 dengan koleksi 29 poin. Persib Bandung mengambil alih posisi kedua setelah sehari sebelumnya meraih kemenangan 2-0 atas Bhayangkara FC. Maung Bandung kini unggul dua angka dari Persija.
Sementara itu, hasil positif juga dirasakan Semen Padang. Tambahan tiga poin membuat Kabau Sirah naik ke peringkat ke-16 dengan raihan 10 poin, hanya terpaut dua angka dari PSBS Biak yang berada di batas akhir zona aman.
Usai pertandingan, kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Ia menilai banyak instruksi pelatih yang belum bisa dijalankan secara maksimal oleh tim.
“Banyak kemauan Coach belum bisa kami lakukan dengan baik. Kami pun terkena kartu merah. Di ruang ganti, Coach berbicara kepada kami agar melanjutkan dan berusaha lebih baik lagi di babak kedua,” kata Ridho, melansir dari lama Persija.
Meski bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, Ridho menegaskan Persija tetap berupaya tampil agresif.
“Di babak kedua, kami berusaha menjalankan apa yang Coach minta. Meskipun bermain dengan 10 pemain, kami tetap berusaha menyerang dan mencetak gol,” lanjutnya.
Bek berusia 24 tahun itu juga menyayangkan kegagalan Persija memberikan kemenangan sebagai hadiah ulang tahun ke-28 The Jakmania.
“Tekad kami datang ke sini adalah untuk memenangkan pertandingan dan memberikan hadiah kemenangan bagi Jakmania yang sedang berulang tahun. Namun, kami kebobolan satu gol dan akhirnya kalah. Ke depan, kami harus fokus untuk pertandingan selanjutnya,” ucap Ridho.
Ia pun menutup dengan ajakan evaluasi menyeluruh terhadap semua elemen sepak bola nasional.
“Ketika pemain melakukan kesalahan atau apa pun itu, kami harus belajar agar lebih baik dan mengevaluasi supaya ke depannya menjadi lebih baik. Saya berharap liga kita bisa lebih baik lagi dan para pemain juga lebih baik lagi. Semua orang harus introspeksi dan belajar ke depannya. Untuk penilaian, silakan teman-teman menilai sendiri, layak atau tidak,” pungkasnya.
Klasemen Super League 2025/2026:
1. BORNEO FC 34
2. PERSIB 31
3. PERSIJA 29
4. MALUT UNITED 28
5. PERSITA 22
6. PSIM 22
7. BALI UNITED 20
8. PSM 19
9. PERSEBAYA 19
10. BHAYANGKARA 19
11. AREMA FC 17
12. DEWA UNITED 16
13. PERSIK 15
14. MADURA UNITED 13
15. PSBS 12
16. SEMEN PADANG 10
17. PERSIJAP 8
18. PERSIS 7