- Kolase tvOnenews
Resmi! Tolak Shin Tae-yong, China Tunjuk Sosok Ini sebagai Pengganti Branko Ivankovic Jelang Piala EAFF 2025
Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola China (CFA), resmi memilih sosok ini untuk menjadi pelatih interim Team Dragons menggantikan Branko Ivankovic, bukan Shin Tae-yong.
CFA melalui pernyataan resminya memecat Branko Ivankovic usai gagal membawa China lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Setelah dikalahkan Timnas Indonesia 0-1, China hanya mampu finis di peringkat kelima klasemen akhir grup C putaran ketiga dengan mengantongi sembilan poin.
Meski demikian, pemecatan Branko Ivankovic terkesan mendadak mengingat Team Dragons akan tampil di Piala Asia Timur atau EAFF 2025 pada 7 Juli mendatang di Korea Selatan.
Sejumlah media China hingga Korea Selatan pun sempat mengabarkan bahwa mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, masuk dalam kandidat pelatig China.
Menanggapi rumor itu, STY secara gamblang pernah mengaku bahwa dirinya terbuka dengan berbagai kemungkinan untuk melatih Timnas China.
Menurut eks pelatih Timnas Indonesia itu, jika ada tawaran untuk membesut Team Dragon, dia siap untuk menjalankan tanggung jawab itu dengan maksimal.
- AFC
“Tidak ada tawaran. Jika ada tawaran, saya akan berpikir positif. Jika mereka menugaskan saya untuk memimpin tim, saya yakin saya akan melakukannya dengan baik,” kata Shin Tae-yong beberapa waktu lalu, dikutip dari News1.
“Jika ada tawaran dari China, apa yang perlu dikhawatirkan? Jika ada tawaran, saya harus pergi. Tim nasional sepak bola China jelas merupakan posisi yang menarik,” imbuh pria berusia 54 tahun tersebut.
Namun, Shin Tae-yong sempat mendapatkan penolakan dari publik China usai dikaitkan sebagai calon pelatih Team Fragons.
Singkat cerita, CFA melalui laman resminya pada Jumat (27/6/2025) malam WIB, justru resmi memilih Dejan Djurjevic sebagai pelatih sementara atau interim.
Pelatih asal Serbia itu ditugaskan untuk memimpin China yang akan tampil di Piala EAFF 2025. Hal itu seakan menegaskan bahwa CFA telah menolak STY yang telah bersedia melatih.
Kembali ke Dejan Djurjevic, dia ternyata memiliki riwayat yang cukup mentereng dengan melatih sejumlah klub Serbia hingga tim nasional kelompok umur.
Dejan Djurjevic merupakan pelatih asal Serbia yang sebelumnya dipercaya untuk menangani China U-20.
Dia pernah memimpin China U-20 untuk tampil di Piala Asia U-20 2025 dan berhasil membawa Team Dragons muda ke babak perempat final.
Dejan Djurjevic juga sempat dipercaya menjadi pelatih utama China saat menjadi tuan rumah di Asian Games 2022.
Kala itu, dirinya berhasil membawa Team Dragons lolos ke babak perempat final untuk pertama kalinya setelah 17 tahun.
Sebelum dipercaya menangani China, pelatih berusia 57 tahun tersebut tercatat juga pernah menangani Serbia U-17.
Dejan Djurjevic juga pernah menjabat sebagai pelatih sejumlah klub seperti OFK Belgrade (Serbia) hingga Pakhtakor Tashkent (Uzbekistan).
Meski menunjuk sosok pelatih interim, namun CFA dikabarkan juga mulai mencari sosok juru taktik baru untuk menangani Team Dragons usai gelaran Piala EAFF 2025.
China di bawah nahkoda Dejan Djurjevic akan tampil di Piala EAFF E-1 2025 yang berlangsung pada 7 hingga 15 Juli 2025.
(igp/yus)