- instagram Persib Bandung
Revolusioner, Persib Bandung Juara Liga 1 2024-2025, Bojan Hodak Ukir Sejarah Emas Bersama Maung Bandung
tvOnenews.com - Persib Bandung secara resmi mengunci gelar juara Liga 1 musim 2024-2025 setelah pesaing terdekat mereka, Persebaya Surabaya, gagal meraih kemenangan melawan Persik Kediri.
Dalam laga pekan ke-31 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (2/5/2025), Persebaya hanya mampu bermain imbang 3-3.
Hasil ini memastikan bahwa secara matematis, Persebaya tak bisa lagi mengejar perolehan poin Persib Bandung, yang sudah berada di puncak klasemen.
Keberhasilan ini mempertegas dominasi Maung Bandung di era kepelatihan Bojan Hodak.
Pelatih asal Kroasia itu kembali mencetak sejarah sebagai pelatih pertama dalam sejarah klub yang mampu membawa Persib juara secara beruntun dalam sistem kompetisi penuh (double round robin), tanpa partai puncak atau final.
Sebelumnya, Persib memang pernah meraih tiga gelar liga, namun semuanya diraih saat kompetisi masih memakai format laga final.
Dalam sejarahnya, Persib pertama kali menjadi juara pada era Ligina 1994-1995 di bawah pelatih Indra Thohir.
Kala itu, Sutiono Lamso menjadi pahlawan kemenangan lewat gol tunggalnya ke gawang Petrokimia Putra di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Gelar kedua datang pada Indonesia Super League 2014 bersama Djadjang Nurdjaman.
Dalam laga final di Stadion Jakabaring, Palembang, Persib menang adu penalti atas Persipura Jayapura setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.
Gelar ketiga baru diraih saat Liga 1 2023-2024 yang kembali memakai sistem Championship Series.
Di bawah asuhan Bojan Hodak, Persib sukses menaklukkan Madura United dengan agregat meyakinkan 6-1.
Pada leg pertama di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Persib menang 3-0, lalu dilanjutkan dengan kemenangan 3-1 di leg kedua di Stadion Gelora Bangkalan.
Namun, mitos bahwa Persib hanya bisa juara dalam sistem laga final akhirnya dipatahkan.
Pada musim 2024-2025, Bojan Hodak berhasil membawa Persib menjuarai Liga 1 dalam format liga penuh, menjadikannya pelatih pertama dalam sejarah klub yang mampu melakukan hal tersebut.
Bojan Hodak memang layak dianggap sebagai sosok revolusioner di Persib Bandung.
- Website Persib Bandung
Dalam dua musim terakhir, ia bukan hanya membawa Maung Bandung meraih dua gelar juara beruntun, tetapi juga mencatat berbagai rekor penting. Ia menjadi pelatih asing pertama Persib yang sukses mengangkat trofi Liga 1.
Selain itu, Maung Bandung tampil luar biasa dengan rekor tak terkalahkan dalam 18 pertandingan beruntun selama musim 2024-2025.
Bagi Hodak, ini bukan pertama kalinya ia mengukir prestasi dalam karier kepelatihannya di Indonesia. Sebelum melatih Persib, Bojan sempat menukangi program pengembangan pemain muda.
Di sana, ia turut membantu mencetak fondasi yang kuat dalam sistem pembinaan pemain dan menerapkan filosofi permainan menyerang yang kini diterapkan ke tim utama.
Peran Hodak di Persib menjadi salah satu landasan penting keberhasilan Maung Bandung dalam dua musim terakhir.
Keberhasilan Bojan Hodak di Persib juga menunjukkan betapa pentingnya stabilitas kepelatihan dan keberanian manajemen klub dalam memberikan ruang kepada pelatih untuk membangun tim.
Di tengah tekanan kompetisi Liga 1 yang semakin sengit, keberhasilan back to back champion dengan dua format berbeda (Championship Series dan kompetisi penuh) adalah pencapaian luar biasa.
Musim ini, performa Marc Klok dan kolega begitu konsisten sejak awal. Lini belakang solid, lini tengah kreatif, dan lini serang yang tajam menjadi ciri khas permainan Persib di bawah Hodak.
Strategi rotasi pemain yang diterapkan juga berjalan mulus tanpa mengorbankan hasil akhir. Gelar ini tentu semakin mempertegas status Persib sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia.
Dengan dukungan fanatik dari Bobotoh serta fondasi tim yang kuat, bukan tidak mungkin era kejayaan Persib akan terus berlanjut. (udn)