- Instagram Victor Osimhen
Kisah Haru Victor Osimhen, Dulu Cuma Jualan Air Kini jadi Top Skor Serie A dan Pemain Termahal di ...
Terkena malaria
Secara rutin, Osimhen juga mengirimkan gajinya kepada saudara kandungnya. Namun perjalanan karirnya di Wolfsburg tak langsung mulus.
Osimhen kesulitan mendapatkan waktu bermain akibat cedera dan penyakit malaria yang menjangkitnya.
Wolfsburg lalu meminjamkannya ke klub Belgia dengan opsi transfer permanen pada tahun 2018. Dari sinilah Osimhen kembali bangkit.
Dia sukses mengemas 20 gol sepanjang 36 pertandingan. Namanya akhirnya kembali harum. Namun menjelang musim kedua, klub Belgia itu melihat peluang bisnis dari kelihaian Osimhen.
Mereka pun menjualnya ke klub asal Prancis Lille yang berani membayar 20 juta pounds. Osimhen semakin ganas di Lille.
Dia menyumbang dua gol pada debutnya melawan FC Nantes dengan kemenangan 2-1. Hanya semusim saja, Osimhen sudah berhasil mencatatkan diri sebagai top skor di tim tersebut dengan 18 gol di seluruh kompetisi.
Berkat pencapaian istimewa itu, Gattuso yang menukangi Napoli tak ragu merogoh kocek besar untuk menggaetnya.
Bahkan pembelian Osimhen menjadi rekor transfer termahal Napoli yakni sebesar 70 juta pounds. Di usianya yang masih 21 tahun, Osimhen sudah berstatus sebagai pemain termahal benua Afrika.
Dia bahkan mengalahkan sejumlah seniornya asal Nigeria sepert Jay-jay Okocha, John Obi Mikel, maupun Obafemi Martins.
Jadi pemain termahal
Rentetan pencapaian Osimhen hingga ke titik itu, kemudian kembali terbentur dengan situasi sedih. Ia kehilangan ayah tercintanya.
Osimhen kembali berderai air mata, kini ia tak memiliki orang tua lagi. Mereka mungkin sudah puas melihat kesuksesan anaknya itu.
Di Napoli Osimhen langsung gas pol. Ia pun menyumbangkan 10 gol di musim debutnya di Italia. Tak berselang lama, karir Osimhen hampir berakhir.
Kejadian mengerikan itu terjadi tepatnya di musim 2021-2022, Osimhen mengalami benturan hebat dengan pemain Inter Milan.
Ia mengalami cedera rahang yang parah dan butuh operasi. Tulang rahang Osimhen yang patah itu pun harus ditanam 18 baut oleh dokter. Pihak dokter sampai kewalahan menangani cedera parah Osimhen tersebut sementara itu.
Osimhen bahkan pernah pesimis ingin segera mengakhiri karirnya di sepak bola dengan pensiun dini setelah kejadian yang mengerikan dalam hidupnya itu.