- Pixabay/ivabalk
Hand Hygiene: Pertahanan Utama dalam Perawatan Neonatus di NICU
Beberapa kebijakan yang sudah ada antara lain:
1) pedoman WHO tentang hand hygiene dalam perawatan kesehatan memberikan tinjauan menyeluruh kepada tenaga kesehatan, administrator rumah sakit, dan otoritas kesehatan mengenai pentingnya hand hygiene dalam perawatan kesehatan serta rekomendasi khusus untuk meningkatkan praktik dan mengurangi penularan mikroorganisme patogen kepada pasien dan tenaga kesehatan.
2) rumah sakit menyediakan hand rub, hand wash, wastafel, dan menampilkan gambar cara melakukan hand hygiene yang benar.
3) melakukan edukasi kepada orang tua cara hand hygiene yang benar sehingga tangan mereka bisa masuk kedalam inkubator bayi.
4) monitoring angka kepatuhan hand hygiene setiap bulan di NICU.
5) audit kepatuhan hand hygiene bagi orang tua bayi.
Dalam menghadapi isu hand hygiene ini terdapat beberapa kebijakan yang bisa diterapkan:
1) melakukan pelatihan dan pendidikan kebersihan tangan secara berkala. Memberikan pelatihan rutin kepada seluruh tenaga kesehatan di NICU tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan.
2) Memantau kepatuhan hand hygiene dengan sistem pemantauan video. Menggunakan sistem video monitoring untuk mengawasi sejauh mana tenaga kesehatan mematuhi protokol hand hygiene di NICU. Selain itu monitoring juga bisa dilakukan kepala ruangan kepada staf perawat atau kepada orang tua bayi saat berkunjung ke ruang NICU.
3) Menegakkan kebijakan rumah sakit yang ketat. Menetapkan kebijakan yang mewajibkan semua tenaga kesehatan untuk patuh terhadap protokol hand hygiene yang ketat, dengan diberlakukannya sanksi bagi pelanggar, hal ini juga bisa melibatkan peran kepala ruangan untuk aktif melakukan evaluasi pelaksanaan hand hygiene di ruang NICU.
4) melakukan reedukasi hand hygiene kepada orang tua setiap kali akan menengok bayinya.
Dalam mengevaluasi setiap opsi kebijakan, ada kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan, misalnya pelatihan dan pendidikan hand hygiene.
Dengan diadakan pelatihan bisa memberikan pengetahuan esensial kepada tenaga kesehatan, mudah dalam implementasinya, tetapi memerlukan sumber daya untuk organisasi pelatihan berkelanjutan dan potensi penurunan kepatuhan setelah pelatihan.
Untuk opsi pemantauan kepatuhan hand hygiene dengan sistem video monitoring, hal ini memungkinkan pemantauan objektif dan langsung terhadap kepatuhan, membantu mengidentifikasi pelanggaran yang tidak terdeteksi, tetapi memerlukan investasi awal untuk perangkat keras dan perangkat lunal serta potensi masalah privasi.