news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • Antara

Dedi Mulyadi Luncurkan 'Imah Aing', Solusi Cepat Rakyat Jabar Punya Rumah Tanpa Ribet

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi perkenalkan aplikasi "Imah Aing", dalam rangka mempercepat penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 
Selasa, 14 April 2026 - 15:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memperkenalkan aplikasi "Imah Aing" sebagai langkah revolusioner dalam mempercepat penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

Inovasi ini dirancang untuk memastikan proses pengajuan bantuan perumahan berjalan lebih transparan dan efisien.

Dedi Mulyadi, menyatakan bahwa digitalisasi ini merupakan solusi untuk memotong rantai birokrasi yang selama ini sering menghambat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). 

Melalui sistem digital, setiap usulan masyarakat dapat terpantau secara langsung dan akurat.

“Melalui digitalisasi aplikasi ini, masyarakat bisa langsung mengajukan usulan perumahan dengan birokrasi lebih mudah sehingga penanganan lebih cepat dan terprogram,” ungkap Dedi Mulyadi di Bandung, Senin (13/4).

Selain mengandalkan aplikasi, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa skema bantuan perumahan di Jawa Barat juga akan diperkuat melalui kolaborasi aspirasi dengan DPR RI serta optimalisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan yang menawarkan bunga rendah bagi warga.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang gencar memberikan sosialisasi subsidi perumahan di tanah Pasundan. 

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif adalah modal utama dalam menuntaskan masalah hunian di Jabar.

Tak hanya soal renovasi rumah, Dedi Mulyadi juga mulai mengarahkan fokus pembangunan ke arah hunian vertikal. Hal ini dilakukan mengingat ketersediaan lahan yang semakin menipis di Jawa Barat. 

Ia secara tegas mendorong pemerintah daerah untuk menerbitkan regulasi yang mewajibkan pengelola kawasan industri membangun apartemen bagi para buruh.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan permukiman horizontal karena lahan semakin terbatas. Kawasan industri harus menyediakan hunian bagi karyawannya,” tegas Dedi.

Transformasi hunian vertikal ini sudah mulai terlihat di beberapa titik strategis seperti Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek), dan rencananya akan segera diperluas ke wilayah Bandung Raya. 

Kebijakan ini dipercaya tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu bagi pekerja, tetapi juga efektif menekan angka kemacetan di sekitar area industri.

“Dengan sistem satu kompleks, efisiensi tercapai dan tatanan budaya lokal tetap terjaga,” ujar Dedi. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:04
08:56
05:38
05:22
01:07
01:04

Viral