news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kiri)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Kamis, 9 April 2026 - 23:43 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan tanggapan kasus laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.

Hal itu merespons terkait adanya laporan warga pada aplikasi JAKI yang ditanggapi dengan foto editan artificial intelligence (AI). Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, soal laporan parkir liar.

Pramono menyebut pelaku yang membuat tanggapan palsu pada aplikasi JAKI adalah pegawai yang sama.

“Kasus di Kalisari itu ternyata bukan kasus yang pertama kali dan yang melakukan adalah orang yang sama,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (9/4).

Menurutnya, peristiwa itu menunjukkan bahwa pengawasan di JAKI kurang ketat. Pejabat yang bersangkutan dengan aduan warga di JAKI menyerahkan sepenuhnya kepada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tanpa pengecekan ulang.

“Artinya kontrol yang tidak baik, baik itu apakah dari Lurah yang bertanggung jawab, Kasi Pemerintahan dan Kasi Ekonomi dan Pembangunan, menyerahkan sepenuhnya kepada PPSU,” tuturnya.

Terkait kasus di Kalisari, Pramono menambahkan, pihaknya telah mencopot Lurah Kalisari. Selain itu, petugas PPSU dan pihak terkait lainnya juga telah diberi sanksi tegas.

“Kami sudah mengidentifikasi PPSU-nya, Lurahnya juga langsung kami copot termasuk Kasi-Kasinya. Kami memberikan hukuman yang akan dikeluarkan oleh Inspektorat,” jelasnya.

Dia menegaskan kasus aduan warga dibalas pakai foto AI tidak boleh terjadi lagi ke depannya. Sebab, tindakan tersebut bisa menurunkan kepercayaan warga terhadap Pemprov DKI Jakarta.

“Karena ini adalah wajah Jakarta, ini adalah kepercayaan tentang Jakarta. Kami mengambil tindakan tegas dan untuk itu tidak boleh terulang kembali,” ujarnya. (saa/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral