news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Karawang meninggal dunia usai dikeroyok preman kampung yang minta 'jatah'.
Sumber :
  • Instagram @info_karawang

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Minggu, 5 April 2026 - 09:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung.

Peristiwa tragis itu terjadi di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (4/4/2026).

Korban bernama Dadang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria yang dikenal sebagai preman kampung.

Parahnya insiden pengeroyokan itu terjadi saat berlangsungnya pesta pernikahan anak korban.

Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat korban tak sadarkan diri seusai peristiwa pengeroyokan terjadi.

Seperti diunggah oleh akun Instagram @info_karawang pada Minggu (5/4/2026). Pria yang mengenakan singlet berwarna hitam jatuh pingsan dan tak sadarkan diri usai pengeroyokan tersebut.

Sementara ibu hajat yang masih mengenakan kebaya warna biru tampak ikut pingsan setelah mengetahui suaminya meninggal dunia.

Kronologi Pengeroyokan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula saat sekelompok orang datang dan meminta sejumlah uang kepada tuan rumah hajatan.

Permintaan tersebut diduga sebagai “jatah” yang kerap diminta dalam kegiatan tertentu. Namun korban menolak memberikan uang tersebut. 

Penolakan itu memicu emosi para pelaku hingga akhirnya terjadi keributan di lokasi acara.

Situasi yang semula penuh kebahagiaan berubah menjadi mencekam saat terjadi keributan. 

Korban yang tengah mengurus jalannya acara tiba-tiba menjadi sasaran pengeroyokan. Ia diduga dipukul menggunakan benda keras hingga terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Kepanikan pun terjadi di tengah tamu undangan. Sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan, sementara keluarga korban histeris melihat kejadian tersebut. 

Pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, menyampaikan bahwa kejadian bermula dari keributan yang berujung aksi kekerasan.

“Diduga ada sekelompok orang membuat keributan di acara hajatan hingga terjadi pemukulan terhadap korban,” ujarnya.

Saat ini, polisi telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap kejadian.

Sementara itu, jenazah korban dibawa ke RSUD Bayu Asih untuk penanganan lebih lanjut. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta trauma bagi warga sekitar. (muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
00:59
01:04
16:34
07:12
02:21

Viral