- Istimewa
Kosan Diduga Jadi Sarang Prostitusi di Cilegon, Korban Ditarget Layani Minimal 10 Pelanggan per Hari
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah kosan di Cilegon, Banten, diduga menjadi sarang prostitusi.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea mengatakan pihaknya berhasil membongkar praktik prostitusi tersebut pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Maruli menyebut di sana terdapat praktik perekrutan dan penampungan perempuan yang kemudian ditawarkan kepada pria hidung belang melalui salah satu aplikasi.
Setelah mendapatkan laporan soal praktik tersebut, pihaknya menyelidiki dan mendatangi lokasi.
Setibanya di TKP, terdapat sejumlah kamar yang dijadikan tempat untuk melayani pelanggan.
"Korban ditawarkan dengan tarif berkisar antara Rp200.000-Rp500.000 per layanan. Selain itu, mereka juga dijanjikan penghasilan sebesar Rp3.500.000 per minggu serta uang makan Rp100.000 per hari dengan target melayani sedikitnya 10 pelanggan," ujarnya dikutip Senin (30/3/2026).
Dari pengungkapan kasus ini, sejumlah barang bukti diamankan seperti uang tunai Rp2,3 juta, alat kontrasepsi, sejumlah HP dan buku catatan pelanggan atau tamu.
Pada akhirnya dua orang pelaku diamankan, yakni perempuan berinisial AN (29) dan pria berinisial TH (23).
AN bertugas mengumpulkan uang hasil transaksi untuk disetorkan kepada muncikari berinisial RS.
Saat ini RS masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih diburu.
Sementara itu, TH bertugas menjaga kontrakan sekaligus joki yang mencari tamu. (nsi)