- Antara
ASN Pemkab Garut Ditemukan Meninggal dalam Mobil
Jakarta, tvOnenews.com - Polres Garut memastikan bahwa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang ditemukan tak bernyawa di dalam mobil di wilayah Kecamatan Cikelet meninggal akibat serangan jantung.
Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya unsur kekerasan yang mengarah pada tindak kriminal.
Kapolsek Cikelet, Iptu Aktas Komalsyah Siregar, menyampaikan bahwa kesimpulan tersebut diambil berdasarkan pengecekan fisik oleh pihak kepolisian dan tenaga medis.
"Hasil pemeriksaan kepolisian dan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung," ujar Aktas di Garut, Sabtu (28/3).
Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat mengenai sebuah mobil yang berhenti di pinggir jalan lintas provinsi, tepatnya di Kampung Cimangke, Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, pada Jumat (27/3) malam.
Kondisi mobil saat ditemukan masih dalam keadaan mesin menyala.
Merespons laporan tersebut, personel kepolisian segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
"Korban diketahui bernama Irpan, 50 tahun, seorang pegawai negeri sipil asal Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut," jelasnya.
Kronologi penemuan bermula saat warga merasa curiga terhadap mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi Z 8555 EA yang terparkir di lokasi tersebut sejak Jumat siang.
Kecurigaan semakin kuat karena hingga malam hari, posisi mobil tidak kunjung berpindah.
Saat warga mencoba memeriksa bagian dalam kendaraan, mereka menemukan pengemudi sudah dalam posisi telungkup ke arah kiri sementara mesin kendaraan masih terus beroperasi.
Melihat kondisi tersebut, warga langsung menghubungi pihak berwajib. Tak lama berselang, polisi bersama petugas puskesmas setempat tiba untuk melakukan pemeriksaan medis di lokasi.
"Jenazah dalam mobil tersebut selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," ujar Kapolsek. (ant/dpi)