news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Selain Menduga Nadiem Terima Aliran Dana Kasus Chromebook, Jaksa Beberkan Skema Aliran Keuntungannya

Baru-baru ini, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menduga Nadiem terima aliran dana dari kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Bahkan, JPU
Rabu, 25 Februari 2026 - 02:00 WIB
Reporter:
Editor :

Salah satu modus yang disorot dalam persidangan adalah penggunaan perusahaan investasi bernama Endless Art Investment yang berbasis di Singapura. 

"Yang nanti dari Endless Art Investment itu dialirkan ke saham milik dia, atas nama dia dan ke saham milik perusahaan yang dia juga sebagai pemegang sahamnya seperti perusahaan PT ANK, seperti itu," jelas Roy.

Selanjutnya Roy menjelaskan bahwa dalam persidangan juga terungkap transaksi investasi yang tercatat senilai 55 juta dolar AS dalam skema Google Investment pada Maret 2020. Namun dalam akta notaris, nilai yang tercatat hanya puluhan miliar rupiah sehingga diduga terdapat selisih nilai hingga lebih dari Rp800 miliar.

Jaksa juga menyebut notaris PT AKAB, tidak menerima dokumen transaksi lengkap dan hanya memperoleh dokumen sirkuler berupa persetujuan rapat pemegang saham di luar rapat.

Selain melalui perusahaan investasi, peningkatan kepemilikan saham juga diduga terjadi melalui mekanisme buyback saham pada 2024 senilai 91 juta dolar AS.

“Nah padahal program buyback itu dilakukan saat perusahaan dalam kondisi rugi. Kalau perusahaan rugi, kenapa melakukan buyback?” beber Roy.

Tak hanya itu saja, Jaksa juga menyoroti program kepemilikan saham karyawan atau Employee Stock Ownership Plan (ESOP) di lingkungan GT. Menurut Roy, keuntungan dari kerja sama korporasi tersebut justru lebih banyak dinikmati oleh direksi dan pemegang saham.

Dalam persidangan juga terungkap dugaan praktik mark up dalam pengadaan Chromebook. 

Salah satu prinsipal PT S disebut mengakui bahwa spesifikasi perangkat telah dibocorkan terlebih dahulu oleh pihak Google sebelum proses pengadaan. (aag) 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:30
02:18
02:01
01:20
05:27
04:09

Viral