news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto..
Sumber :
  • Antara

Temukan Tempat Hiburan "Bandel" Saat Ramadan? Segera Hubungi 110, Polda Metro Jaya: Ormas Dilarang Sweeping

Polda Metro Jaya mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh Ormas agar tidak ada yang melakukan aksi sweeping atau razia ilegal terhadap rumah makan yang tetap beroperasi pada siang hari saat Ramadan.
Kamis, 19 Februari 2026 - 20:17 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) agar tidak ada yang melakukan aksi sweeping atau razia ilegal terhadap rumah makan yang tetap beroperasi pada siang hari saat Ramadan.

Langkah ini diambil guna memastikan ketertiban umum dan menghormati keberagaman warga Jakarta yang tidak semuanya menjalankan ibadah puasa.

"Dihimbau untuk ormas tidak melaksanakan 'sweeping' (penertiban/razia ilegal), di rumah makan, karena memang ada juga saudara-saudara kita yang tidak melaksanakan ibadah puasa," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/2).

Kombes Budi menekankan bahwa menahan diri dari aksi penertiban sepihak adalah wujud nyata dari upaya membangun rasa toleransi antarumat beragama di ibu kota. 

"Kami hanya memberikan himbauan. Artinya, untuk kita lebih bijak untuk tidak melaksanakannya," tambahnya.

Meski melarang razia ilegal, polisi tetap meminta masyarakat untuk aktif memantau aturan operasional tempat hiburan malam. 

Jika ditemukan adanya pelanggaran jam operasional, warga diminta melapor melalui jalur resmi ketimbang main hakim sendiri.

"Ada layanan 110 apabila melihat mungkin adanya tempat hiburan yang melebihi jam buka ataupun mendahului yang harusnya buka setelah tarawih dimulai jam 21.00 WIB, tapi buka lebih sore," jelas Budi.

Senada dengan kepolisian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memasang badan untuk menjaga kerukunan selama bulan suci.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara eksplisit melarang segala bentuk tindakan sepihak oleh ormas.

“Tentunya saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada 'sweeping',” ujar Pramono Anung saat berada di Gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Jakarta, Sabtu (14/2) lalu.

Pramono menegaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah menjaga situasi tetap kondusif dan damai. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:53
03:19
03:37
06:06
16:30
07:29

Viral