- Antara
Kondisi Terkini Lokasi Ledakan Maut di Situbondo, Polisi Mulai Olah TKP Usai Sterilisasi Gegana
Jakarta, tvOnenews.com - Suasana di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo mendadak mencekam. Sebuah ledakan hebat yang diduga berasal dari serbuk petasan menghancurkan satu unit rumah hingga rata dengan tanah pada Rabu (18/2) siang.
Akibat peristiwa tragis ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.
Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Situbondo kini telah bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Langkah penyelidikan ini dilakukan setelah Tim Gegana Polda Jatim memastikan lokasi sudah steril dari sisa-sisa bahan peledak yang berbahaya.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, mengonfirmasi bahwa tim gabungan sedang bekerja di lapangan untuk mengungkap penyebab pasti serta detail kejadian tersebut.
"Saat ini Tim Identifikasi Satreskrim Polres Situbondo bersama Tim Identifikasi dan Laboratorium Forensik Polda Jatim, sedang melakukan olah TKP," ujar AKBP Bayu Anuwar Sidiqie saat dikonfirmasi di Situbondo, Kamis (19/2).
Senada dengan Kapolres, Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, menjelaskan bahwa pihaknya baru bisa menyisir reruntuhan bangunan setelah mendapatkan lampu hijau dari Tim Gegana.
"Iya saat ini kami baru mulai melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi ledakan," terang Agung Hartawan.
Turut diketahui, ledakan yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di rumah milik Kulsum (60) tersebut membawa dampak yang memilukan.
Supriyadi (50) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk seketika.
Selain menelan korban jiwa, enam warga lainnya dilaporkan menderita luka bakar serius hingga patah tulang. Mereka adalah Kulsum (60), Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), dan Fino (25), yang saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Asembagus.
Sementara itu, satu korban remaja bernama Abdurrahman (15) harus dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena kondisinya yang sangat memprihatinkan. Remaja tersebut dilaporkan menderita luka bakar mencapai 90 persen di sekujur tubuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami asal-usul serbuk petasan dalam jumlah besar yang disimpan di dalam rumah warga tersebut hingga memicu ledakan yang menghancurkan bangunan. (ant/dpi)