- tvOnenews/ Abdul Gani Siregar
Airlangga Laporan Paket Stimulus Triwulan I pada Prabowo: Bansos Pangan Hingga WFA Jelang Lebaran
Jakarta, tvOnenews.com — Presiden RI, Prabowo Subianto, menerima langsung laporan paket stimulus Triwulan I dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan salah satu program utama yang disorot adalah belanja program MBG yang pada Triwulan I diperkirakan menyerap anggaran sangat besar.
“Dan ini tentu juga akan mendorong stimulasi perekonomian,” ujar Airlangga, dikutip Kamis (12/2/2026).
Tak hanya belanja pemerintah, stimulus juga diarahkan langsung ke aktivitas masyarakat. Pemerintah meluncurkan paket insentif transportasi nasional yang diumumkan sehari sebelumnya di Stasiun Gambir, mencakup diskon luas di berbagai moda perjalanan.
Diskon yang diberikan meliputi kereta api sebesar 30 persen, angkutan laut 30 persen, penyeberangan 100 persen, serta tiket pesawat 17–18 persen.
“Kemudian terkait dengan pesawat yang 17-18 persen, yang tahun lalu sekitar 11 persen. Kemudian diskon tarif tol. Estimasi anggarannya secara keseluruhan adalah Rp911,16 miliar di mana APBN-nya Rp639,86 miliar dan non-APBN Rp271,5 miliar,” jelasnya.
Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat bantalan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat. Bantuan pangan akan disalurkan kepada puluhan juta keluarga penerima manfaat.
“Terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk 35,04 juta keluarga penerima manfaat atau desil 1-4 dengan anggaran Rp11,92 triliun. Nah ini pemda dan instansi terkait diharapkan untuk bisa menjaga kelancaran logistik,” kata Menko Airlangga.
Selain itu, pemerintah menyiapkan kebijakan kerja fleksibel untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Skema work from anywhere (WFA) akan diterapkan pada beberapa hari di bulan Maret.
“Dengan demikian bisa menyiapkan terkait dengan rencana menjelang hari H,” tandasnya.
Paket stimulus ini menjadi kombinasi antara belanja negara, insentif mobilitas, dan perlindungan sosial yang ditujukan menjaga konsumsi rumah tangga sekaligus menggerakkan ekonomi domestik menjelang periode Ramadan dan Idulfitri. (agr)