- Antara
Mulai April, 4.000 ASN Diproyeksikan Jalani Pendidikan Komcad: Bentuk Kesemestaan Pertahanan
Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memproyeksikan sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) akan mulai menjalani pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) pada April 2026.
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan mengatakan, program ini melibatkan ASN dari 49 kementerian dan lembaga sebagai bagian dari sistem pertahanan semesta.
Donny menjelaskan, pelibatan ASN dalam pendidikan Komcad merupakan bentuk keterlibatan seluruh komponen bangsa dalam pertahanan negara.
“Salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan,” ujar Donny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).
Donny menjelaskan, pada tahap awal Kemenhan akan memulai dengan 4.000 ASN, meski ke depan diharapkan seluruh ASN dapat mengikuti program Komcad.
“Harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad, tapi di awal ini kita akan mulai dengan 4.000 ASN yang akan kita didik Komcad dari semua kementerian,” katanya.
Ia menambahkan, Kemenhan telah meminta 49 kementerian dan lembaga untuk mengajukan nama ASN yang akan diseleksi sesuai ketentuan.
“Mereka akan memberikan namanya, nanti akan kita seleksi memenuhi syarat, baru kita mulai program tersebut,” ucap Donny.
Terkait potensi benturan tugas ASN, Donny menegaskan pendidikan Komcad tidak akan mengganggu pekerjaan utama para aparatur negara.
“Ini kan hanya sekitar dua bulan mereka mendapatkan pelatihan Komcad ini, setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN,” jelasnya.
Donny menyebut, pelaksanaan pendidikan Komcad bagi ASN tersebut diproyeksikan mulai digelar pada April mendatang.
“Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira, April, akan kita mulai,” pungkasnya. (rpi/rpi)