- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Soal Pelajar Siram Air Keras ke Pelajar Lainnya, Pramono Minta Pelaku Ditindak Tegas
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turut berbicara soal kasus pelajar melakukan penyiraman air keras kepada pelajar lainnya di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).
"Siapa pun yang melakukan tindakan itu, itu sudah tindakan kekerasan, saya minta untuk diambil tindakan tegas," kata Pramono, Selasa (9/2/2026).
Pramono mengatakan, meskipun pelaku masih pelajar ia meminta supaya tidak ada kompromi dalam menuntaskan kasus tersebut.
Sebelumnya ramai diberitakan tiga orang pelajar mengenakan seragam SMA berboncengan di sebuah jalanan daerah Cempaka Putih Barat, Jakpus, Jumat lalu.
Sekitar pukul 16.00 WIB, tiga pelajar itu mengendarai motor sambil membawa air keras. Mereka tiba-tiba menyiramkan air tersebut ke pelajar lainnya yang sedang melintas.
Kasus tersebut saat ini sudah menjadi perhatian polisi. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Heri Saputra mengungkapkan saat ini video aksi nekat pelajar itu sedang dianalisa.
Hingga saat ini, polisi telah mengantongi identitas kendaraan yang dikendarai para pelaku.
Korban penyiraman air keras diketahui mengalami cedera mata. Meski demikian, karena kondisi yang tidak memungkinkan polisi belum bisa meminta keterangan korban.
"Untuk korban sendiri, ada luka dan cedera di bagian mata yang sempat ditangani di rumah sakit, tapi saat ini sudah kembali ke rumah. Namun mengingat keadaan, korban sendiri masih belum siap dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian," kata Roby menambahkan.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Pusat turun tangan menangani kasus ini karena baik pelaku dan korban masih di bawah umur.
Roby mengatakan pihaknya berhati-hati untuk mengatasi kasus ini namun tetap tegas.
"Kami yakinkan masyarakat untuk tetap percaya bahwa kami akan menanganinya dengan sungguh-sungguh," katanya lagi. (ant/iwh)