- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Prabowo Geram Spanduk Semrawut: Turis Datang Tak Mau Lihat Baliho, Bogor Dulu Kota Paling Indah
“Saudara-saudara terlalu banyak spanduk baliho, iklan, tolong ditertibkan. Ajak bicara pengusaha, Kadin, HIPMI, asosiasi pengusaha, bicara sama mereka,” katanya.
Prabowo menegaskan bahwa aktivitas usaha tetap diperbolehkan, namun harus memperhatikan kepantasan dan keindahan lingkungan.
“You bikinlah iklan jangan terlalu (terpampang). Orang ke Bali ingin lihat Bali, dia tidak ingin lihat Kentucky Fried Chicken besar-besar. McDonalds, ya,” ujarnya.
Selain iklan, Prabowo juga menyoroti wajah kota yang semrawut akibat infrastruktur yang tidak tertata, termasuk kabel-kabel listrik yang menjuntai di ruang publik.
“Jalan-jalan protokol ditertibkan, lah, ajak bicara baik-baik. Kalau kau mau buka bengkel, buka lah. Tapi depannya yang sopan, ini untuk kita semua. Kabel-kabel listrik seliwer seliwer-seliwer,” tegas Prabowo.
Arahan Presiden tersebut menegaskan bahwa penataan ruang kota dan estetika lingkungan kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat, seiring upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata nasional. (agr/iwh)