news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebanyak 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara berpotensi cuaca ekstrem hingga 5 Desember..
Sumber :
  • Antara

Hadapi Cuaca Ekstrem, DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Tiga Sortie per Hari

Cuaca ekstrem melanda Jakarta, BPBD DKI intensifkan operasi modifikasi cuaca hingga tiga sortie per hari untuk menekan hujan lebat dan risiko banjir.
Jumat, 23 Januari 2026 - 11:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah antisipasi cuaca ekstrem dengan mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah ibu kota dan sekitarnya. Upaya ini dilakukan menyusul potensi hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem yang masih diperkirakan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, operasi modifikasi cuaca akan dilaksanakan hingga tiga sortie dalam sehari, terutama selama puncak cuaca ekstrem di akhir Januari. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi hujan lebat yang dapat memicu banjir dan genangan di berbagai wilayah Jakarta.

“Operasi modifikasi cuaca sehari bisa dua sampai tiga sortie. Hari ini bisa tiga sortie, tergantung kondisi cuaca ekstrem yang kami pantau bersama BMKG,” ujar Isnawa kepada wartawan, Jumat (23/1/2026).

Isnawa menjelaskan, OMC akan digelar setiap hari hingga 27 Januari 2026, seiring dengan prakiraan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pelaksanaan modifikasi cuaca dilakukan sambil terus mengevaluasi perkembangan kondisi atmosfer berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Untuk operasi modifikasi cuaca, sebagaimana ramalan BMKG, cuaca ekstrem masih bisa berlangsung hingga Februari. Karena itu, kami lanjutkan sampai 27 Januari sambil terus mengevaluasi kondisi cuaca harian,” katanya.

Cuaca Ekstrem Picu Hujan Sangat Lebat

BPBD DKI sebelumnya mengingatkan bahwa periode 22–23 Januari 2026 berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem. Kondisi cuaca ekstrem ini meningkatkan risiko banjir, genangan, serta gangguan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah Jakarta.

“Periode tanggal 22–23 Januari 2026 hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem (awas),” tulis BPBD DKI Jakarta dalam unggahan resminya.

BMKG juga memperkirakan bahwa pada Sabtu (24/1), Jakarta masih akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau berstatus siaga. Dengan situasi cuaca ekstrem yang terus berlanjut, Pemprov DKI memprioritaskan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi utama untuk menekan volume curah hujan di wilayah daratan Jakarta dan daerah tangkapan air di sekitarnya.

Operasi Modifikasi Cuaca Jadi Andalan Mitigasi

Operasi modifikasi cuaca dilakukan dengan menaburkan bahan tertentu ke dalam awan hujan untuk mengendalikan distribusi dan intensitas curah hujan. Dalam konteks cuaca ekstrem di Jakarta, OMC diarahkan untuk mengalihkan hujan agar turun di wilayah perairan atau laut, sehingga mengurangi beban air di kawasan darat yang rawan banjir.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral