news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana penumpang kereta api di Stasiun Tugu Yogyakarta..
Sumber :
  • Tim TvOne - Nuryanto

Tragis di Stasiun Gondangdia, Remaja 18 Tahun Tewas Tertemper KA Gajayana Usai Lompat ke Rel

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat Kereta Api (KA) Gajayana tengah melintas di Stasiun Gondangdia.
Kamis, 22 Januari 2026 - 09:43 WIB
Reporter:
Editor :

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Jakarta, tvOnenews.com – Seorang perempuan berinisial A (18) meninggal dunia setelah tertemper kereta api di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026)

sore. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 17.50 WIB dan diduga akibat korban melompat ke jalur rel dari area peron.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat Kereta Api (KA) Gajayana tengah melintas di Stasiun Gondangdia. 

Petugas keamanan stasiun yang berjaga di Peron 1 melihat korban melakukan tindakan berbahaya dengan masuk ke jalur rel.

“Petugas Pengamanan Stasiun Gondangdia yang sedang berdinas di Peron 1 Stasiun Gondangdia mendapati salah satu pengguna melakukan tindakan berbahaya dengan melompat ke rel saat kereta api jarak jauh melintas,” ujar Karina dalam keterangannya, dikutip Kamis (22/1/2026).

Mengetahui kejadian tersebut, petugas stasiun segera bergerak menuju lokasi di ujung Peron 1 untuk melakukan evakuasi terhadap korban. A kemudian dibawa ke Pos Kesehatan Stasiun Gondangdia untuk mendapatkan pemeriksaan awal.

“Dilakukan pemeriksaan awal di Pos Kesehatan Stasiun. Pengguna mengalami luka serius dan dilarikan ke Rumah Sakit PGI Cikini untuk dilakukan pertolongan,” kata Karina.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sempat ditemukan dalam kondisi masih bernyawa saat dievakuasi. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di dalam ambulans saat perjalanan menuju rumah sakit.

KAI Commuter menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut sekaligus kembali mengingatkan seluruh pengguna jasa kereta api agar selalu mengutamakan keselamatan selama berada di area stasiun.

“Tidak berdiri melewati garis aman saat menunggu perjalanan kereta di peron,” imbuh Karina.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk mematuhi seluruh aturan keselamatan demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di lingkungan perkeretaapian. (ant/nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
05:21
02:59
06:26
01:02
04:07

Viral