- Ist
Prabowo Targetkan Pembangunan Ratusan Sekolah dalam Kurun Waktu 4 Tahun
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Indonesia terus menggenjot penambahan fasilitas pendidikan diseluruh penjuru wilayah.
Terbaru, Presiden RI, Prabowo Subianto, memasang target besar memperluas jaringan sekolah unggulan semi-militer SMA Taruna Nusantara (Tarnus) ke seluruh provinsi di Indonesia.
Pemerintah menyiapkan model distribusi satu SMA Tarnus di tiap provinsi sebagai pusat pembinaan kader muda berdisiplin, patriotik, dan berorientasi teknologi.
Target tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
“Nanti sasaran kita adalah hampir di tiap provinsi harus ada satu SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda, satu sekolah unggulan,” kata Prabowo.
Saat ini Tarnus telah beroperasi di tiga wilayah yakni Magelang, Cimahi, dan Malang. Ekspansi berikutnya diarahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, Minahasa di Sulawesi Utara, serta Pagar Alam di Sumatra Selatan.
“Kita harapkan akhir Desember 2026 kampus-kampus tersebut sudah bisa beroperasi,” katanya.
Selain distribusi provinsi, Prabowo menargetkan pembangunan 500 sekolah unggulan terintegrasi dalam empat tahun. Dengan begitu, setiap kabupaten/kota dapat memiliki satu sekolah unggulan berbasis sistem terpadu.
“Rencana saya juga di tiap kabupaten nanti kita akan bikin sekolah unggulan terintegrasi. Kita berharap 500 (sekolah) ini bisa kita selesaikan dalam 4 tahun ke depan,” ucap Prabowo.
Menurutnya, perluasan model sekolah unggulan merupakan strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM nasional dan mengejar ketertinggalan teknologi.
“Dengan demikian kita dapat memberi kesejahteraan kepada rakyat Indonesia. Kita dapat memberi kualitas hidup kepada seluruh rakyat Indonesia untuk hidup dalam kondisi yang baik, hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan,” katanya.
Prabowo menilai sekolah semacam Tarnus merupakan kebutuhan negara modern. Ia menyebut negara-negara yang berkembang pesat memiliki ratusan sekolah unggulan dengan basis kedisiplinan dan IPTEK.
“Di Malaysia saja, sudah berapa puluh tahun sudah lebih dari 20 sekolah-sekolah semacam ini. Di Inggris sudah ratusan tahun juga terdapat ratusan sekolah-sekolah semacam ini. Kita bertekad untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.
Program ekspansi Tarnus menjadi bagian dari kebijakan pendidikan strategis Kabinet Merah Putih 2026–2030 yang menekankan pemerataan akses pendidikan unggulan dan penguatan kapasitas generasi muda di seluruh wilayah Indonesia.(agr/raa)