- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Zulkifli Hasan: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor Kemandirian Pangan dan Penjaga Stabilitas Bangsa
Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, peran generasi muda menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan bangsa. Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menilai bahwa anak muda Indonesia tidak hanya harus cerdas secara intelektual, tapi juga tangguh, kreatif, dan berani memimpin perubahan—terutama di sektor pangan yang kini menjadi isu strategis dunia.
Zulkifli menekankan bahwa kemandirian pangan bukan sekadar urusan produksi bahan pokok, melainkan soal kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri. Menurutnya, penguasaan teknologi dan inovasi menjadi penentu utama dalam menciptakan sistem pangan yang efisien dan berkelanjutan. Generasi muda, kata dia, perlu menjadi motor penggerak ekonomi pangan modern yang tak hanya memenuhi kebutuhan nasional, tapi juga mampu bersaing di tingkat global.
Selain di bidang pangan, ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara mahasiswa dan kepolisian. Dalam pandangannya, stabilitas sosial di era digital hanya bisa terjaga jika ada kolaborasi lintas sektor, terutama antara kalangan intelektual muda dan aparat negara. Kolaborasi itu, kata Zulkifli, bisa menjadi pondasi kuat dalam menghadapi berbagai tantangan seperti disinformasi, radikalisme, hingga gesekan sosial di dunia maya.
Di tengah arus digitalisasi yang kian deras, hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan aparat keamanan dianggap penting untuk menjaga ruang publik tetap sehat dan produktif. Mahasiswa menjadi sumber gagasan dan kritik konstruktif, sementara kepolisian berperan memastikan situasi aman agar gagasan itu bisa tumbuh dan diwujudkan.
Semangat kolaborasi dan inovasi ini mengemuka dalam pelantikan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP Hima Persis) Masa Jihad 2025–2028 yang digelar di Jakarta, Jumat (10/10). Acara tersebut menjadi ajang konsolidasi nasional sekaligus simbol sinergi antara pemuda, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam membangun bangsa yang mandiri dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan memberikan apresiasi kepada Sholahudin Hasan, Lc., Ketua Umum terpilih PP Hima Persis 2025–2028, beserta jajarannya.
“Selamat kepada Saudara Sholahudin Hasan dan seluruh pengurus PP Hima Persis 2025–2028. Amanah ini bukan sekadar tanggung jawab organisasi, tetapi juga amanah keumatan dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya inovasi di sektor pangan.
“Ketahanan pangan adalah pertahanan negara. Saya berharap kader Hima Persis tidak hanya berdiskusi di menara gading, tetapi tampil sebagai pelopor ekonomi pangan berbasis teknologi yang inovatif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Hadir pula Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menegaskan peran penting mahasiswa dalam menjaga stabilitas sosial.
“Mahasiswa merupakan kelompok intelektual dengan tanggung jawab besar. Kami berharap Hima Persis menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga Kamtibmas, menangkal radikalisme, dan memperkuat narasi kebangsaan,” ujar Irjen Asep.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum PP Hima Persis, Sholahudin Hasan, menyatakan pihaknya siap menjadi bagian dari solusi.
“Arahan Bapak Menko Pangan tentang kedaulatan pangan menjadi inspirasi sekaligus prioritas bagi kami. Hima Persis siap berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berbasis teknologi,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa kepengurusan baru PP Hima Persis akan berfokus pada Lima Vektor Transformasi, yaitu pengaderan, riset dan teknologi, ekonomi dan kewirausahaan, politik dan sosial, serta gerakan internasional.
Acara pelantikan yang dihadiri para tokoh nasional, perwakilan organisasi kepemudaan, dan ratusan kader dari berbagai daerah ini berlangsung penuh semangat. Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi generasi muda untuk mempertegas peran mereka sebagai garda depan perubahan—bukan hanya dalam wacana, tapi juga dalam aksi nyata membangun kemandirian bangsa. (nsp)