news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Crazy Rich Indoneisa Prajogo Pangestu Diramal Jadi Triliuner Keempat Dunia, Kalahkah Bos Louis Vuitton dan Mark Zuckerberg.
Sumber :
  • Bareksa

Saham CDIA Milik Prajogo Pangestu Meledak 11,5% di Sesi I, Nilai Transaksi Tembus Rp1,35 Triliun! 

Saham CDIA melonjak 11,5% ke Rp2.230 di sesi I, nilai transaksi tembus Rp1,35 triliun. Analis proyeksi harga bisa tembus Rp3.000 per saham.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) kembali menjadi sorotan pasar modal pada sesi I perdagangan Selasa (7/10/2025). Emiten milik taipan Prajogo Pangestu ini kembali melesat hingga +11,5% ke level Rp2.230 per saham, setelah terus menghijau selama lima hari berturut-turut.

Data perdagangan mencatat, sebanyak 633 juta saham CDIA telah berpindah tangan dengan frekuensi 94.455 kali dan nilai transaksi menembus Rp1,35 triliun hingga pukul 10.07 WIB. Saham CDIA diperdagangkan di rentang harga Rp2.030 hingga Rp2.250 per saham, menunjukkan tingginya minat investor terhadap saham yang sedang naik daun ini.

Target Baru CDIA: Menuju Rp3.000?

Dalam analisis terbarunya, Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa target harga kedua di level Rp2.200 telah tercapai lebih cepat dari perkiraan. Kini, mereka menaikkan proyeksi target berikutnya ke Rp3.000 per saham untuk jangka menengah (mid-term).

“CDIA masih menunjukkan momentum teknikal yang kuat. Jika volume terus tinggi dan tak menembus level support di bawah Rp2.000, peluang menuju Rp3.000 sangat terbuka,” tulis tim riset Phintraco.

Sementara itu, analis dari BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa saham CDIA saat ini masih berada dalam tren bullish dan bahkan telah berhasil menembus pola cup and handle, salah satu sinyal teknikal klasik yang sering mendahului reli lanjutan.

“Selama CDIA bertahan di atas level neckline Rp1.895, harga berpotensi menguat ke area resistance Rp2.150–Rp2.280, dengan potensi kenaikan lanjutan hingga 14% dari posisi penutupan kemarin,” ungkap riset BRI Danareksa.

Sentimen Positif Masih Kuat

Kenaikan saham CDIA tidak lepas dari sentimen positif di sektor investasi dan energi terbarukan yang tengah digarap kelompok usaha Prajogo Pangestu. Dalam beberapa pekan terakhir, investor ritel dan institusional disebut aktif mengakumulasi saham CDIA, memanfaatkan momentum pergerakan harga yang stabil di zona hijau.

Analis pasar memperkirakan, jika tren akumulasi berlanjut hingga akhir pekan ini, CDIA berpotensi mencetak rekor volume baru dan memperkuat posisinya sebagai salah satu saham dengan kapitalisasi menengah paling aktif di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Momentum atau Bubble?

Meski begitu, beberapa analis juga mengingatkan agar investor berhati-hati. Lonjakan cepat dalam volume dan harga bisa memicu aksi ambil untung jangka pendek. Jika tekanan jual meningkat, harga bisa kembali ke kisaran Rp2.000–Rp2.100 sebelum melanjutkan tren naik.

“Bagi investor jangka pendek, momentum saat ini bisa dimanfaatkan untuk trading cepat. Namun untuk investor jangka panjang, sebaiknya tetap disiplin pada strategi entry di area koreksi,” kata salah satu analis pasar modal di Jakarta.

Kinerja saham CDIA pada sesi I hari ini menegaskan dominasi emiten Prajogo Pangestu di bursa saham Indonesia. Dengan nilai transaksi menembus Rp1,35 triliun dan tren teknikal yang masih kuat, saham ini kini menjadi primadona baru di sektor investasi.

Apakah CDIA akan benar-benar menembus Rp3.000 per saham? Pasar kini menunggu aksi investor besar pada sesi II dan beberapa hari mendatang. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:42
05:08
04:57
04:46
03:49
01:43

Viral