news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Misteri Kematian Terapis Delta di Pejaten, Diduga Terpeleset Saat Kabur.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Kematian Terapis Cantik di Pejaten Masih Misterius, Polisi: Loncat atau Didorong?

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian seorang perempuan muda berinisial RTA yang bekerja sebagai terapis di Delta Spa Pejaten, Jakarta Selatan (Jaksel).
Senin, 6 Oktober 2025 - 22:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih menyelidiki penyebab kematian seorang perempuan muda berinisial RTA yang bekerja sebagai terapis di Delta Spa Pejaten, Jakarta Selatan.

Korban yang diketahui masih di bawah umur itu ditemukan tewas di lahan kosong belakang tempatnya bekerja dalam kondisi penuh luka dan lebam, pada Kamis (2/10) dini hari.

Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Citra Ayu, mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah korban meninggal karena melompat atau didorong dari lantai 5 gedung tempatnya bekerja.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk memastikan penyebab kematiannya.

Misteri Kematian Terapis Delta di Pejaten
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

“Kalau lompat atau didorongnya, kita masih melakukan penyelidikan. Belum tahu juga penyebab pastinya. Kemarin kita sudah melakukan permohonan autopsi di RS Polri, jadi belum bisa kasih kesimpulan,” ujar Citra, Senin (6/10).

Citra menegaskan, proses penyelidikan masih berjalan, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan analisis ponsel korban untuk menelusuri komunikasi terakhirnya.

“CCTV sedang dilakukan pendalaman. Ponsel korban juga sudah kita terima dan sedang kita periksa untuk melihat komunikasi terakhirnya,” jelasnya.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa luka di tubuh korban, antara lain di dagu dan perut, serta memar dan lecet di beberapa bagian tubuh.

Namun, belum dapat dipastikan apakah luka-luka itu akibat benturan, kekerasan, atau proses jatuh.

“Yang jelas ada memar, lebam, dan luka lecet di bagian tubuhnya. Tapi kalau terkait luka dalam seperti patah tulang, kita masih menunggu hasil autopsi,” kata Citra.

Polisi juga telah memeriksa rekan-rekan kerja korban di tempat spa tersebut.

Namun, dari keterangan saksi, tak ada yang mengetahui secara pasti kejadian pada dini hari itu.

“Kejadiannya kemungkinan antara pukul 02.30 sampai 04.00 pagi. Semua saksi saat itu sedang istirahat. Mereka juga tidak ada gesekan dengan korban, jadi belum ada arah ke situ,” ujarnya.

Citra menambahkan, sejauh ini tidak ditemukan jejak kaki orang lain di sekitar lokasi kejadian, namun tim opsnal masih terus mendalami temuan di TKP.

“Sejauh ini belum, baru itu (korban) aja. Tapi opsnal masih melakukan pendalaman di sekitar lokasi,” katanya.

Korban diketahui berasal dari Jawa Barat. Jenazahnya telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara polisi masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan puslabfor terhadap organ dalam korban guna memastikan penyebab kematian.

“Penyebab kematiannya masih menunggu hasil autopsi dan pengecekan laboratorium. Setelah itu baru kita bisa simpulkan,” tutup AKP Citra Ayu.

Sebelumnya, Warga Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad perempuan di lahan kosong belakang Gedung TIKI, pada Kamis (2/10/2025) pagi.

Perempuan tanpa identitas itu ditemukan tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

"Benar, ada laporan dari warga soal seorang perempuan meninggal dunia di belakang Gedung TIKI Pejaten. Saat ini penyelidikan masih berlangsung," ucapnya.

Berdasarkan keterangan sementara dari saksi, sebelum ditemukan tewas, sejumlah warga mendengar suara teriakan dan rintihan perempuan dari arah belakang gedung.

Setelah dicek, korban terlihat sudah dalam kondisi tergeletak tidak bergerak.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian, menegaskan korban diduga seorang perempuan muda yang bekerja sebagai terapis.

"Betul, korban seorang terapis. Untuk penyebab kematian, masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit. Jenazah sudah dirujuk ke RS Kramat Jati," kata Ardian.

Polisi menyebut pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan mencolok, hanya terdapat luka lecet di lengan kiri, perut kiri, dan dagu.

Di sekitar jasad, petugas juga menemukan sejumlah barang, termasuk kain selendang serta dompet berisi dua ponsel yang diduga milik korban. (rpi/muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral