news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret Kasus Kacab Bank BUMN Tewas Dibunuh.
Sumber :
  • istimewa

Kacab BRI Ilham Sempat Diancam Oknum TNI, Ini Kronologi Lengkapnya: Minta Uang Rp5 Juta Hingga Disikat

Tewasnya kacab Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37) masih menyisahkan luka bagi keluarga. Bahkan, pihak keluarga meminta para aparat penegak hukum
Selasa, 16 September 2025 - 16:46 WIB
Reporter:
Editor :

Karena tim tak kunjung datang, Kopda F mengancam akan menurunkan korban.

Untuk memudahkan pertemuan, EW mengirimkan lokasi (shareloc) kepada Kopda F, yang kemudian diteruskan kepada JP. 

Sekitar pukul 19.45 WIB, seluruh pihak bertemu di bawah flyover Kemayoran. 

Saat di sana, korban dipindahkan dari mobil Avanza ke mobil Fortuner hitam yang dikendarai saudara U, dan berisi JP, Serka N, serta DH.

Dalam perjalanan, Ilham yang sudah dalam kondisi terikat dan dilakban, berusaha melawan.

Serka N dilaporkan ikut menahan dada korban untuk meredam perlawanan. Namun, karena kondisi korban yang semakin melemah dan ketidakjelasan dari tim penjemput lanjutan, para pelaku memutuskan untuk mengakhiri aksi tersebut.

Mobil Fortuner yang dikendarai Kopda F kemudian berhenti di area persawahan.

Di sana, korban dibuang secara paksa: bagian kepala dipegang Kopda F, sedangkan JP mengangkat bagian kaki. 

Korban dibuang sekitar dua meter dari mobil, dalam kondisi tak berdaya.

Setelah itu, seluruh pelaku, termasuk Serka N, JP, dan DH, meninggalkan lokasi kejadian.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap peran masing-masing pelaku secara lebih mendalam. 

Pihak berwenang juga menegaskan bahwa seluruh oknum yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.

Berikut Klaster Tersangka Pembunuhan Kacab BRI Ilham

Klaster 1: Perencana

1. C alias Ken berperan dalam mengatur, merancang rencana, serta menyiapkan tim IT untuk memindahkan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan.

2. Dwi Hartono (DH) berperan mencari tim penculik, menyiapkan tim untuk membuntuti korban, merencanakan aksi, serta memberikan Rp 60 juta kepada JP untuk biaya operasional.

3. AAM berperan merencanakan penculikan korban dan menyiapkan tim membuntuti korban.

4. JP berperan menyiapkan tim eksekutor bersama N, ikut membuang korban di Cikarang bersama N, mengoordinasikan serta mengawasi proses pembuntutan hingga penculikan, serta memberikan uang Rp 150 juta kepada N untuk operasional.

Klaster 2: Penculik

1. Eras berperan memaksa korban masuk ke mobil para penculik, melakukan penganiayaan, serta melilitkan lakban dan mengikat tangan korban. Ia menerima Rp 45 juta dari Kopda FH, tersangka yang tengah diusut Pomdam Jaya, lalu membagikan uang tersebut kepada empat rekannya masing-masing Rp 8 juta.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral