news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tangkapan layar rombongan bus karyawan RSBS Jember yang kecelakaan di lereng Gunung Bromo di Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Minggu (14/9/2025).
Sumber :
  • ANTARA

Kondisi Membaik, Tiga Korban Kecelakaan Maut Bromo Dipulangkan dari RSBS Jember

Tiga korban kecelakaan maut Bromo dipulangkan dari RSBS Jember usai kondisinya membaik. Total 21 korban masih dirawat, delapan di antaranya jalani operasi.
Selasa, 16 September 2025 - 08:42 WIB
Reporter:
Editor :

Jember, tvOnenews.com – Kabar baik datang dari penanganan korban kecelakaan maut yang terjadi di jalur Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo. Tiga korban yang sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember kini diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya berangsur membaik.

Ketiga korban tersebut adalah Dwi Puji Lestari, Titik Irma, dan Diana Azizah, yang diketahui merupakan perawat RSBS Jember. “Tiga korban sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan karena kondisinya membaik,” kata pemilik RSBS Jember, dr Faida, Selasa (16/9/2025).

21 Korban Masih Jalani Perawatan

Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Hino IND'S 88 bernomor polisi P-7221-UG ini sebelumnya menyebabkan 53 orang menjadi korban, mayoritas karyawan RSBS Jember dan keluarganya. Dari jumlah tersebut, 21 orang mengalami luka sedang hingga berat dan dirawat di RSBS.

Menurut dr Faida, meski tiga korban sudah pulang, sebagian besar lainnya masih memerlukan penanganan intensif. “Ada delapan pasien yang menjalani operasi patah tulang dan satu pasien operasi bedah saraf karena mengalami cedera kepala berat,” jelasnya.

Sementara itu, seorang korban bernama Betty, yang sebelumnya dirawat di RSUD dr Moh. Saleh Kota Probolinggo, telah dipindahkan ke RSBS pada Senin (15/9) malam. Kondisinya masih kritis dan membutuhkan pengawasan ketat karena tengah hamil tiga bulan.

Proses Pemindahan Korban dengan Standar Emergency

Proses evakuasi Betty dari RSUD ke RSBS dilakukan dengan pengawalan medis lengkap. Kendaraan ambulans yang digunakan dilengkapi peralatan emergency on transport seperti patient monitor, defibrilator, ventilator portabel, syringe pump, hingga emergency box.

“Evakuasi dilakukan sesuai standar pelayanan gawat darurat (ACLS) dengan pendampingan dokter dan perawat berpengalaman, serta berkoordinasi dengan spesialis anestesi RSBS,” tambah dr Faida. Ia berharap kondisi Betty dan bayi dalam kandungan dapat segera stabil.

Kronologi Kecelakaan Maut di Bromo

Kecelakaan yang merenggut delapan nyawa ini terjadi saat bus rombongan karyawan RSBS Jember turun dari jalur wisata Gunung Bromo. Saat melewati Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, bus yang dikemudikan Al Bahri mengalami gagal fungsi rem.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral