news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tangis wanita Magda Antista (59) pecah saat hendak menjenguk putranya, Direktur Lokataru Delpedro Marhaen di Polda Metro Jaya..
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Tangis Ibunda Delpedro Pecah Saat Jenguk Sang Anak di Polda Metro Jaya: Anak Saya Bukan Maling, Bukan Koruptor!

Tangis Magda Antista (59) pecah saat hendak menjenguk putranya, Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, yang ditahan di Polda Metro Jaya, dalam kasus kericuhan.
Rabu, 10 September 2025 - 15:40 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tangis Magda Antista (59) pecah saat hendak menjenguk putranya, Direktur Lokataru Delpedro Marhaen, yang ditahan di Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Metro Jaya, dalam kasus kericuhan unjuk rasa Agustus lalu.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, pada Rabu (10/9/2025) tangis Magda pecah dipelukan pakar hukum tata negara Bivitri Susanti yang turut hadir mendampingi.

Kemudian Magda mengungkapkan bahwa anaknya bukan maling dan bukan koruptor. Magda menerangkan anaknya hanya ingin membela rakyat.

“Kenapa anak saya bukan maling, bukan koruptor. Dia cuma belain rakyat. Dia cuma mau ada perbaikan di negara ini,” kata Magda.

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen
Sumber :
  • LinkedIn Delpedro Marhaen

 

Sementara itu kakak Delpedro, Delpiero Hegelian menyebutkan dalam penjengukan ini, dirinya membawakan makanan hingga buku untuk adiknya.

“Kalau hari ini, kita bawa makanan dan buku. Kalau kemarin alat mandi dan makanan,” tutur Delpiero.

Dalam kesempatan yang sama, Bivitri Susanti menyatakan bahwa penahanan ink merupakan bentuk pembungkaman terhadap orang yang melakukan kritik.

“ini memang playbooknya pemerintahan atau penyelenggara negara yang tidak mampu untuk memberikan solusi-solusi konkret untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi warganya,” tutur Bivitri.

“Playbooknya yang saya maksud adalah resep ketika ada kritik, bukannya diatasi akar masalahnya, tapi yang dibikin bungkam adalah orang-orang yang mengkritik itu," sambungnya.

Untuk diketahui, Direktur Lokataru Foundation Delpedro Marhaen yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dalam kasus ricuh di Jakarta, mengaku tidak bersalah dan siap mengikuti proses hukum yang berlangsung.

Hal ini diungkapkan dirinya saat dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra di Rutan Polda Metro Jaya, pada Selasa (9/9/2025).

Dalam video yang diunggah dalam akun resmi media sosial Instagram @yusrilihzamhd, tampak Delpedro berada dalam jeruji besi dan mengenakan baju tahanan warna orange.

“Terimakasih dan Insyaallah saya siap mengikuti proses hukum. Bagaimananya, nanti kita lihat ke depan. Insyaallah kalo dari saya, saya tetap, Insyaallah saya tidak bersalah," kata Delpedro, dikutip dari Instagram @yusrilihzamhd, pada Selasa (9/9/2025).

Kemudian dihadapan Yusril, Delpedro yakin akan ada keadilan yang menyertainya. 

Dirinya juga mengatakan akan kooperatif dan menyampaikan keterangan dengan benar.

"Saya yakin tidak mungkin membawa kita ke dalam hal yang kegelapan. Saya yakin pasti selalu ada keadilan dan selalu kita cari bersama-sama, baik tadi restorative justice atau apa saya harap mungkin, saya berkomitmen untuk mengikuti segera pemeriksaan, kooperatif dan menyampaikan keterangan yang benar," jelas Delpedro.

Dalam video juga tampak, Yusril menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan proses pemeriksaan berjalan dengan adil dan tidak mengurangi hak tersangka. 

Pihaknya juga akan melakukan tindakan jika mendapati adanya aparat yang bersalah.

"Pokoknya saya mau memastikan bahwa proses pemeriksaan ini berlaku secara adil. Jadi jangan ada hak-hak Anda itu yang terkurangi. Tugas kami menjaga, namun juga kalau warga negara yang bersalah dan kita akan ambil langkah hukum, tapi kalau aparat yang bersalah kita juga melakukan tindakan supaya semuanya prosesnya adil," tutur Yusril. (ars/muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral