- tvOnenews.com/Syifa Aulia
Melihat Rumah Dinas Anggota DPR RI di Kalibata Jaksel yang Dianggap Tidak Layak Huni
Jakarta, tvOnenews.com - Rumah Jabatan Anggota (RJA) DPR atau rumah dinas DPR yang terletak di kawasan Duren Kalibata, Jakarta Selatan, masih kokoh berdiri.
Pantauan tim tvOnenews.com di lokasi pada Rabu (27/8), gerbang perumahan ditutup oleh pembatas jalan. Sementara, tembok perumahan dipasang kawat berduri sekelilingnya.
Tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam area kompleks. Hanya pihak yang mendapat izin dari DPR saja yang bisa masuk.
Rumah dinas untuk anggota DPR periode 2024-2029 itu ditiadakan dan diganti dengan tunjangan perumahan Rp50 juta per bulan. Alasan dihapus, karena rumah dinas sudah tidak layak huni dan membutuhkan banyak biaya renovasi.
Namun, berdasarkan hasil kunjungan tim tvOnenews.com pada Senin (7/10/2024) lalu, rumah dinas tersebut masih layak huni. Beberapa rumah juga terpantau ada yang ditempati.
Kondisi rumah dinas anggota DPR RI di Kompleks DPR RI, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2024). (Foto: tvOnenews.com/Syifa Aulia)
Berdasarkan pantauan pada salah satu rumah di Blok A, rumah bercat merah dan krem itu terdiri dari dua lantai, terdapat garasi dan teras yang luas.
Saat masuk ke dalam rumah dinas tersebut, ada ruang tamu berukuran kecil yang berisi sofa panjang, sofa kecil, dan meja bundar berukuran kecil.
Kemudian, di ruang tengah, terdapat dua sofa panjang dengan meja bundar berukuran kecil, speaker dan dua buah mic, meja makan berbentuk persegi panjang. Lalu, ada laci besar, wastafel serta kaca besar.
Lalu, di dekat pintu belakang, terdapat dapur yang sudah berisi kulkas dua pintu, kompor gas dua tungku, serta kitchen set berukuran besar.
Selain itu, di lantai satu juga ada dua kamar tidur, satu ruang kerja, dan satu kamar mandi yang sudah diisi oleh perabotan.
Sementara, di lantai dua terdapat empat kamar tidur, satu di antaranya merupakan kamar tidur pembantu. Kamar mandi di lantai itu hanya ada satu. Semua ruangan sudah diisi oleh perabotan mulai dari spring bed, lemari besar, meja, dan kursi.
Kondisi dalam rumah dinas anggota DPR di kawasan Duren Kalibata, Jakarta Selatan pada Oktober 2024. (Foto: tvOnenews.com/Syifa Aulia)
Masing-masing kamar mandi memiliki shower dan toilet duduk. Total air conditioner (AC) di rumah itu sebanyak delapan AC. Di lantai dua, ada pula ruangan untuk mencuci dan menjemur pakaian.
Tim tvOnenews.com melihat tidak ada kecacatan pada dinding maupun keramik rumah dinas ini. Memang, di kamar utama lantai satu tercium bau tikus dan agak sedikit pengap.
Sebelumnya, Sekjen DPR, Indra Iskandar menjelaskan, alasan rumah dinas dihapus ke dalam tunjangan DPR karena kondisinya sudah tidak layak huni.
“Pada intinya adalah bahwa rumah dinas tersebut memang sudah tidak ekonomis sebagai sebuah hunian. Di samping apa, sebagian besar itu kondisinya cukup parah,” kata Indra di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat (4/10).
Menurutnya, jika rumah dinas itu tetap digunakan maka banyak biaya perawatan yang harus dikeluarkan.
“Secara ekonomis memang rumah dinas tersebut kalau itu dipertahankan, memang banyak sekali biaya pemeliharaan yang harus dikeluarkan untuk sebuah rumah yang layak dihuni karena mengingat usianya,” jelasnya. (saa/dpi)