news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar.
Sumber :
  • Antara

Ruang Premanisme Bakal Punah, Intel Kejagung Dikerahkan untuk Berantas Preman

Ruang bagi premanisme bakal punah. Pasalnya, perangkat negara mulai bergerak untuk berantas premanisme di Indonesia. Satu di antaranya Intel Kejagung
Sabtu, 17 Mei 2025 - 00:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ruang bagi premanisme bakal punah. Pasalnya, perangkat negara mulai bergerak untuk berantas premanisme di Indonesia. Satu di antaranya Intel Kejagung yang dikerahkan untuk mencegah aksi premanismes.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar menyebutkan, para intel akan ditugaskan melakukan sosialisasi tentang kesadaran hukum ke masyarakat.

"Tentu kami punya instrumen intelijen yang lebih pada sisi pencegahan. Oleh karenanya, instrumen intelijen ini akan secara intensif dan sebenarnya selama ini kami sudah lakukan memberikan sosialisasi-sosialisasi tentang kesadaran hukum masyarakat," kata Harli di Kompleks Kejagung, Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Harli mengatakan, Korps Adhyaksa juga memiliki tagline terkait sosialisasi itu, yakni "kenali hukum jauhi hukuman".

Dia menjelaskan bahwa fungsi-fungsi intelijen yang ada di Kejagung adalah fungsi-fungsi pencegahan.

Meski begitu, ia memastikan sosialisasi terkait pencegahan premanisme ini akan diintensifkan dan melibatkan elemen masyarakat serta pihak terkait.

"Ini juga akan diintensifkan di daerah-daerah dan tentu bekerja sama dengan baik teman-teman di Polri, di Kesbangpol misalnya, yang ada di daerah, bersama tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda dalam rangka membangun kesadaran itu," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo resah karena maraknya premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas) yang membuat iklim usaha menjadi tidak kondusif.

Prasetyo pun menegaskan bahwa Prabowo berpesan agar tidak boleh ada lagi aksi-aksi premanisme berbungkus ormas yang mengganggu iklim usaha.

"Tidak boleh aksi-aksi premanisme yang apalagi dibungkus dengan organisasi-organisasi tertentu, mengatasnamakan organisasi-organisasi masyarakat, tetapi justru tidak menciptakan iklim perusahaan yang kondusif," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2025).

"Jadi Pak Presiden, pemerintah, betul-betul resah," imbuh dia. (aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
39:43
03:16
04:30
30:22
04:50

Viral