- instagram @petrovoli_
Pengakuan Mengejutkan Megawati Hangestri Jadi Pemain Termahal di Proliga 2025, Gresik Petrokimia harus Kuras Kocek Lebih..
Jakarta, tvOnenews.com - Pengakuan mengejutkan Megawati Hangestri Pertiwi soal gaji yang diterimanya dari Gresik Petrokimia.
Pevoli asal Jember yang memiliki julukan Megatron ini terang-terangan mengaku menjadi pemain dengan bayaran paling tinggi di kompetisi Proliga 2025.
Setelah dua musim memperkuat Red Sparks, Megawati Hangestri kini resmi dikontrak Gresik Petrokimia untuk tampil di final four Proliga 2025.
Alih-alih memperpanjang kontrak bernilai miliaran rupiah bersama klub voli asal Korea Selatan, Megawati justru lebih memilih klub voli lokal Petrokimia Gresik.
- Kolase
Bahkan nilai kontrak yang ditawarkan Gresik Petrokimia digadang-gadang tak sampai 50 persen gajinya saat memperkuat JungKwangJang Red Sparks.
Meski begitu, Megawati mengaku jika gajinya masih lebih besar dari pada para pemain voli lainnya di kompetisi Proliga.
Bahkan secara terang-terangan Megawati mengaku jika dirinya merupakan pemain dengan bayaran tertinggi di kompetisi Proliga 2025.
Pengakuan itu ia sampaikan setelah sang mantan pemain Red Sparks resmi bergabung dengan Petrokimia Gresik.
Penandatanganan kontrak bernilai ratusan juta bersama Petrokimia Gresik ini bahkan dilakukannya jelang babak final four Proliga 2025.
"Kalau di Indonesia, mungkin (gajinya paling mahal)," ungkap Megawati Hangestri.
Gaji Megawati selama memperkuat Red Sparks pada musim pertamanya di 2023-2024 sebesar 100 ribu dolar AS per musim atau sekitar Rp1,59 miliar.
Sementara di musim keduanya bersama Red Sparks, Megawati dikabarkan menerima bayaran USD 150 ribu atau setara Rp2,4 miliar.
Jika dibagi per bulan selama sembilan bulan kompetisi, Mega mengantongi sekitar Rp266 juta.
"Kalau di Korea sih enggak (termahal) karena pemain lokal Korea gajinya jauh lebih besar, bahkan berkali-kali lipat daripada aku orang Asia quarter," katanya beberapa waktu lalu.
Berbeda jauh dengan gaji yang diterimanya saat memperkuat Jakarta BIN di Proliga musim 2024.
Megawati menerima sekitar Rp75-125 juta per bulan atau Rp300-500 juta per musim kompetisi.
- KOVO
Namun nilai itu merupakan bayaran tertinggi untuk seorang bintang utama klub besar di dunia voli Indonesia.
Seperti yang diatur oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) mengatur kisaran gaji pemain berdasarkan level dan prestasi.
Bayaran untuk setiap pemain pemula, sekitar Rp4–6 juta/bulan. Sementara pemain dengan level nasional, sebesar Rp7–15 juta/bulan.
Untuk pemain level internasional dibayar Rp15–25 juta/bulan. Sementara untuk bintang utama dalam suatu klub besar dibayar Rp75–125 juta/bulan.
Meski begitu, bukan gaji yang Megawati pikirkan, namun alasan keluarga menjadi pertimbangan Sang Megatron kembali ke Indonesia. (muu)