- Setkab
Saat Prabowo Ucapkan Maaf ke Jokowi
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto seketika mengutarakan permohonan maaf kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo. Permintaan maaf itu tidak disampaikan secara langsung.
Prabowo mengungkapkan permintaanmaafnya kepada Jokowi dalam peluncuran Bank Emas pertama Indonesia, pada Rabu (26/2/2025).
Menyambung permintaan maaf tidak langsung itu, Prabowo menyebut dalam waktu dekat ia akan menemui Jokowi guna berbicara secara langsung.
Ucapan permintaan maaf dan niat untuk bertemu itu kemudian disambut tepuk tangan diiringi senyuman oleh menteri-menteri dan pejabat kementerian yang hadir dalam peluncuran Bank Emas tersebut. Sejumlah stakeholder pemerintah yang ikut datang pun bertepuk tangan.
"Saya mau minta maaf (kepada Jokowi), besok saya mau ketemu," kata dia, dikutip Kamis (27/2/2025).
Prabowo pun mengungkap alasan dari permintaan maafnya itu.
Bukan karena sebuah persoalan, Prabowo menilai dirinya layak minta maaf karena banyak terbantu oleh Jokowi dalam masa awal kepemimpinannya dalam Kabinet Merah Putih.
Berkah itu ia rincikan dalam bentuk menteri hingga program-program pemerintah yang banyak diambil dari era kepresidenan Jokowi.
Sehingga, di awal kepemimpinannya, Prabowo bisa fokus dalam melanjutkan roda kepemerintahan.
"Menterinya banyak yang saya pakai, berkahnya banyak yang aku dapat. Belum 200 hari (jabat presiden) kok peresmiannya bagus-bagus ini," kata dia.
Dimana, yang ia maksud salah satunya adalah Bank Emas.
Diceritakan oleh Prabowo, Bank Emas diinisiasi dan digagas sejak masa Presiden Jokowi.
Prabowo juga menyebut Danantara dan ketok palu kebijakan DHE SDA yang wajib lewat bank pemerintah menjadi peluncuran yang ia bannggakan, terlebih, semuanya diluncurkan pada Februari 2025 ini.
"Branding dari Danantara ini aak keren saya lihat. DHE SDA ini juga bagus walau baru akan berlaku pada Maret 2025," ucap Prabowo.
Menarik untuk dinanti, bagaimana efektifitas dari tiga produk unggulan masa kepresidenan Prabowo itu, yakni Bank Emas, DHE SDA dan Danantara. (vsf)