news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Sumber :
  • ANTARA

Polemik Pernyataan Edy Mulyadi yang Hina Kalimantan, Ridwan Kamil: Bicara Baik atau Diam

Edy Mulyadi jadi sorotan usai melontarkan kritik dan istilah rasis tentang Kalimantan. Banyak pihak yang menyayangkan tindakan Edy, salah satunya Ridwan Kamil.
Selasa, 25 Januari 2022 - 20:29 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Edy Mulyadi disorot publik dan masyarakat di Kalimantan usai melontarkan kritik dan istilah-istilah rasis tentang Kalimantan. Edy dianggap menghina dan melecehkan masyarakat Kalimantan. Ia menyampaikan pendapat dan kritiknya di media sosial berkaitan dengan Ibu Kota Negara (IKN) dan proses pemindahannya. 

Banyak pihak yang menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh mantan caleg Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut. Salah satu yang berkomentar adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Jika seorang Edy Mulyadi tidak setuju pemindahan Ibu kota Negara (IKN) ke Kalimantan dengan memilih diksi lisan yang akhirnya ditafsir menghinakan Kalimantan, tentulah sangat disesalkan," ujar Ridwan Kamil, dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (25/1/2022).

Orang nomor satu di Jawa Barat itu juga mengatakan apa yang dilakukan oleh Edy Mulyadi telah merusak kebhinekaan di Indonesia.

"Negeri ini menjadi bising kembali karenanya. Belum selesai satu masalah kemarin, datang lagi pernyataan yang merusak kain tenun kebhinekaan. Dan tidak bisa dihindari akan jadi perkara hukum," katanya.

Pria yang akrab disapa dengan Kang Emil itu memberi nasehat agar setaip orang terlebih tokoh publik untuk menjaga lisannya dengan baik.

“Bicaralah yang baik atau diam, nasehat Rasul ini sangat cocok untuk mereka yang sering tidak bisa menjaga lisan dan tidak mampu memilih kata baik dalam berargumentasi di ruang publik," ujar Kang emil.

Emil berharap, dua kejadian yang belum lama terjadi, yakni polemik yang dilakukan Arteria Dahlan dan Edy Mulyadi tidak pernah ditiru, khususnya kepada generasi muda, generasi emas Indonesia.

Emil juga kembali menjelaskan, bahwa wacana pemindahan ibu kota memang sudah ada sejak masa kepepimpinan Soekarno.

"Pemindahan Ibu Kota adalah wacana lama sejak jaman Bung Karno. Karena Jakarta memang tidak pernah didesain sebagai Ibu kota. Beliau memilih Kalimantan karena jauh dari potensi bencana, posisi di tengah nusantara dan menguatkan semangat pemerataan. Hal yang sama yang menjadi alasan mengapa Presiden Jokowi memutuskan di Kalimantan," katanya.

Dalam unggahannya, Emil juga menjabarkan melalui video mengenai perubahan yang terjadi usai beberapa negara memutuskan memindahkan ibu kota.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral