- istimewa
Ihwal Airlangga Mundur dari Ketum Golkar, Dina Hidayana: Tak Ada Pilihan Selain Lakukan Salutogenesis
Jakarta, tvOnenews.com - Mundurnya Airlangga Hartarto dari jabatan Ketum Golkar masih menyisahkan perhatian publik hingga para tokoh Indonesia, elite politik dan pengamat, serta kader Golkar.
Salah satunya, Mediator dan Alumnus Magister Resolusi Konflik UGM, Dina Hidayana, yang begitu menyoroti peristiwa tersebut.
Menurut Dina Hidayana, "Tidak ada pilihan bagi para kader Partai Golkar untuk segera melakukan salutogenesis, yakni mencegah, memperkuat dan menyembuhkan berbagai penyakit yang mendera untuk menghasilkan kesehatan parpol yang optimal."
Hal itu, dikatakan Dina, seiring dengan Video pengunduran diri Airlangga Hartarto secara mendadak, Minggu (11/8).
“Partai politik (Parpol) di Indonesia memiliki tantangan dan tanggung jawab yang tidak mudah ditengah berbagai persoalan internal yang mendera dan dinamika global yang semakin sulit diprediksi,” kata Dina Hidayana kepada tvOnenews.com, Rabu (14/8/2024).
Akan tetapi, kata dia, soal berbagai kritik terkait eksistensi dan kemanfaatan partai politik di Indonesia menjadi pemandangan sehari-hari yang dilayangkan oleh publik.
Bahkan, kata dia, mereka terus mempertanyakan kemerosotan yang serius dalam beberapa dekade terakhir.
Di mana kecenderungan sistem Pemilu beberapa fase terakhir dianggap membuka kerentanan demokrasi hingga mengikis nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Degradasi parpol dikuatirkan bermuara pada masifnya kepemimpinan transaksional nir visi dan minim kualitas yang membahayakan bangsa dalam jangka panjang. Kekuatan Parpol berpotensi semakin lemah dalam mengagregasi kepentingan, men-deliberasi kebijakan dan mengkomunikasikan secara efektif tujuan bersama apabila tidak ada aksi progresif,” ujar Dina yang juga politisi muda Partai Golkar itu.
Selain itu, Dina juga ingatkan, bahwa pembenahan partai politik merupakan tugas bersama, yang tidak bisa dibebankan pada aktivis dan kader parpol semata.
Karenanya, tugas mengawasi kinerja partai politik juga menjadi tanggung jawab masyarakat secara luas.
“Parpol menjadi hulu strategis lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa di semua tingkatan dan elemen trias politica yang pada akhirnya sangat menentukan kualitas bangsa dan generasi masa depan. Karenanya, tidak ada alasan bagi masyarakat awam sekalipun untuk mengabaikan peran dan eksistensi parpol,” beber Dina yang juga srikandi asli Solo itu.