- Kolase tvOnenews.com
Kisah Tragis Dibalik Vonis Bebas Ronald Tannur, Keluarga Dini Sera : Anaknya Bertemu Ibunya untuk Pertama dan Terakhir Kalinya
Alfika bercerita saat itu sang ibu baru saja melakukan pengobatan rutin akibat penyakit kanker yang dideritanya.
Namun, sang ibunda dari Dini Sera tak mempedulikan kondisinya mengingat kabar sang anak yang sudah tak bernyawa berada jauh darinya.
"Di situ ibu baru selesai kemoterapi, tapi mendengar anaknya yang sudah meninggal apalagi sudah enggak ketemu berbelasan tahun gitu, jadi dia berangkatlah ke Surabaya," kata Alfika.
Alfika mengaku ia dan kakak lelakinya gelisah menunggu kabar dari sang ibu yang berangkat ke Surabaya.
Ditambah, anak dari Dini Sera yang tinggal bersama Kaka lelaki dan ibunya di Sukabumi terus bertanya kondisi yang tengah melanda keluarga tersebut.
Tak lama, sang ibu pun memberi kabar duka terkait kepastian jika Dini Sera telah dinyatakan meninggal dunia pada salah satu RS di Surabaya.
Saat itu pula, keluarga sesegara mungkin melakukan pengurusan jenazah untuk dibawa ke rumah duka di kampung halamannya Sukabumi.
Kesedihan tak tertutupi bagi Alfika dan keluarga saat detik-detik tibanya jenazah dari almarhumah Dini Sera.
Alfika mengaku tak kuasa menahan kesedihannya kala sang anak dari Dini Sera terus menunggu kepulangan jenazah sang ibu.
"Yang paling aku sedih lihat anaknya ini, jadi anaknya ini dia sampai benar-benar gak tidur nungguin jenazah ibunya, bener-bener sakit hati," kata Alfika berlinang air mata.
Duka semakin dirasakan oleh Adika dan keluarga saat kepergian Dini Sera secara tragis tersebut.
Sebab, Dini Sera didapati memiliki seorang anak yang telah ditinggalnya sejak usia 6 bulan.
Semasa hidupnya, Dini Sera hanya dapat berkomunikasi dengan anak kandungnya yang tinggal bersama ibu dan kakak lelakinya tersebut.
Tragisnya, sang anak akhirnya bertemu dengan Dini Sera kala kondisi tubuhnya telah kaku membiru.
"Anaknya itu bertemu dengan ibunya benar-benar untuk pertama dan terakhir. Karena memang ditinggalin ibunya pada usia 6 bulan jadi enggak tahu sosok ibunya seperti apa dia hanya tahu lewat video call, itu yang paling bikin aku sakit banget," ungkapnya.