- Kolase tvOnenews
Nasional Indonesia Mengaku Bersalah Atas Skema Ponzi Internasional yang Menipu Komunitas Indonesia dan Indo-Amerika
Para korban tinggal di lebih dari dua belas negara bagian di Amerika Serikat, termasuk New York, dan di Indonesia.
Banyak dari korban yang memiliki keterbatasan keuangan dan mengumpulkan sumber daya mereka bersama dengan kerabat dan teman untuk melakukan investasi, Marganda dan rekan-rekan konspiratornya menyalahgunakan dana tersebut untuk kepentingan mereka sendiri, termasuk untuk membeli lahan yasan dan barang-barang mewah.
Skema Ponzi akhirnya runtuh pada Mei 2021, ketika Marganda dan rekan-rekan konspiratornya berhenti melakukan berbagai pembayaran.
FBI dan HSI telah membuat sebuah situs web dan hotline e-mail untuk potensi korban lainnya. Jika Anda memiliki informasi mengenai tuduhan dalam dakwaan atau yakin bahwa Anda mungkin mejadi korban, silahkan kunjungi www.fbi.gov/Marganda atau email: HSIMarganda@hsi.dhs.gov
Pada bulan Juli 2022, Bapak Peace terpilih sebagai Ketua subkomite Penipuan Kerah Putih di Komite Penasihat Jaksa Agung (White Collar Fraud subcommittee for the Attorney General’s Advisory Committee) (AGAC).
Sebagai pemimpin subkomite, Bapak Peace memainkan peran kunci dalam membuat rekomendasi kepada AGAC untuk memfasilitasi pencegahan, penyelidikan dan penuntutan berbagai kejahatan tanpa kekerasan yang bermotif finansial, termasuk penipuan sekuritas, seperti penipuan yang telah dilakukan Marganda.
Untuk meminta presentasi penipuan keuangan dari kantor Kejaksaan AS untuk Distrik New York Timur, silahkan kirim email ke USANYE-SpeakersBureau@usdoj.gov.
Kasus pemerintah ini ditangani Bagian Integritas Publik pada Kantor tersebut (Public Integrity Section). Asisten Pengacara Amerika Serikat Victor Zapana dan Laura Zuckerwise adalah yang bertanggung jawab atas penuntutan, dengan bantuan dari Spesialis Paralegal Kavya Kannan.