- ANTARA/Dhimas B.P.
Ponpes Al-Aziziyah Bantah Kasus Penganiayaan Santriwati, Korban Sakit Gara-gara Tusuk Jerawat Pakai Jarum Pentul Berkarat..
Begitu juga ajakan kepada pihak kepolisian, Ustaz Amirudin menegaskan bahwa pihaknya terbuka dan mempersilakan agar melakukan investigasi sesuai dengan prosedur hukum.
"Kepada pihak berwajib, kami buka pintu lebar-lebar, silakan investigasi dan temukan siapa yang memukul, kami buka pintu," katanya.
Ustaz Amirudin menegaskan bahwa pihaknya tidak ada niat untuk menutupi persoalan ini demi menjaga nama baik Ponpes Al-Aziziyah.
Ia menyampaikan rasa kecewa terhadap pihak yang sudah menyebarluaskan informasi tidak benar di media sosial (medsos) terkait dengan dugaan penganiayaan terhadap santriwati NI.
"Kami sangat menyayangkan berita di medsos itu, yang katanya santriwati NI ini dipukul pakai kayu, dipukul kepalanya, itu fitnah. Jadi, saya ingatkan diri saya dan semua pihak agar hati-hati dalam menyampaikan informasi," ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa dosa memfitnah atau memberikan suatu informasi yang tidak benar itu lebih besar dari dosa membunuh.
"Jadi, kita harus berhati-hati dalam menyebar informasi," kata Ustaz Amirudin.
Alangkah baiknya, kata dia, informasi dari penyebab dari kondisi kesehatan santriwati NI menunggu hasil rekam medis pihak rumah sakit.
"Yang paling tahu tentang penyebab penyakit itu adalah pihak rumah sakit, rekam medis ada di sana, baiknya tunggu informasi pasti dari pihak rumah sakit," ujarnya.(ant)
Disclaimer: Artikel ini telah melalui proses editing penulis karena ada misinterpretasi dalam pembuatan berita.