- istimewa
Selidik Kontroversi Ponpes Al-Zaytun, Tim Khusus MUI Turun Tangan! Yusnar Yusuf: Nanti Kita Umumkan, Sebentar Lagi!
R: Yayasan ini maksudnya pimpinannya? Syeh Pandji Gumilangnya. Diupayakan dulu kaya kemarin ga bisa pak?
K: Saya sudah dapat perintah atau intruksi dari yayasan tidak bisa menerima tvOne
R: ini khusus tvOne saja atau semua media pak?
K: Sementara belum ada media kesini
Tak mendapatkanya izin untuk melakukan konfirmasi langsung ke pihak Al-Zaytun atas segala kontroversi yang ada di Ponpes Al-Zaytun, tim tvOnenews pun hanya bisa melakukan peliputan di luar gerbang Ponpes tersebut.
Namun, lagi-lagi tim tvOnenews juga mendapatkan pengusiran saat hendak melakukan ropertase di luar gerbang Ponpes Al-Zaytun. Bahkan, tak segan-segan pihak keamanan Al-Zaytun meminta tim peliputan untuk pergi dari area gerbang luar Ponpes Al-Zaytun.
MUI: Ponpes Al Zaytun Melawan Alloh
(Tangkapan layar - shaf sholat Ied di Ponpes Al-Zaytun. Sumber: istimewa)
Menanggapi kontroversi yang beredar belakangan ini, Majelis Ulama Indonesia dengan tegas menyatakan jika Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun terang-terangan telah melawan Tuhan, soal memperbolehkanya berzina asal memiliki banyak uang untuk melakukan penebusan dosa.
"Kalau itu yang dikatakan, itu menyalahin Al-Quran, menantang Tuhan, dosa besar tidak bisa dibayar dengan duit, tapi dengan tobat nasuha," ungkap Yusnar Yusuf, Ketua Majelis Ulama Indonesia kepada tvOnenews, Rabu (7/6/2023).
Selain itu, Menanggapai penyimpangan demi penyimpangan yang kini dipertontonkan oleh Ponpes Al-Zaytun, Majelis Ulama Indonesia tengah melakukan kajian. Kajian yang dipimpin oleh ketua bidang penelitian Utang Ranuwijaya tersebut masih berjalan.
"Mejelis Ulama Indonesia telah membentuk tim untuk melakukan kajian terhadap apa yang sudah dilakukan al Zaytun, nanti akan kita umumkan, sebentar lagi," ungkapnya.
Ketua MUI, Yanuar Yusuf, juga meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil kajian MUI terhadap Ponpes Al Zaytun yang kerap melakukan penyimpangan-demi penyimpangan.
Dosa Zina Hilang Jika Bayar Uang
Kontroversi terbaru mengenai Ponpes Al-Zaytun, yakni mengenai orang yang berpacaran bahkan berzina, dosanya bisa ditebus dengan sejumlah uang Rp2 juta rupiah.