news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, didampingi oleh Wakil Walikota Syarif Hadler,Sekretaris Kota A.G Latuheru dan OPD.
Sumber :
  • Chris Belseran

Dorong Pelestarian Lingkungan, Kerajaan Belanda dan Pemkot Ambon Teken Kerja Sama Untuk Pengelolaan Sampah

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mendapat dukungan dari Kedutaan Kerajaan Belanda dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah rumah tangga.
Kamis, 4 November 2021 - 01:51 WIB
Reporter:
Editor :

Ambon, Maluku.- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mendapat dukungan dari Kedutaan Kerajaan Belanda dalam pengembangan sistem pengelolaan sampah rumah tangga.

Program yang dilatarbelakangi kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Kementerian Pekerjaan Umum Kerajaan Belanda, akan diimplementasikan oleh beberapa perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan dan persampahan di Belanda, yang tergabung dalam Konsorsium MVO Nederlands.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, yang didampingi oleh Wakil Walikota (Wawali) Syarif Hadler,Sekretaris Kota (Sekot) A.G Latuheru dan OPD terkait,  dalam rapat bersama dengan Kedutaan Kerajaan Belanda, yang diwakili Kepala Economic Affair, Hans de Branbander dan staf, Intan Hadidinata, serta perwakilan MVO, Eline Lesing, Rabu (3/11/2021) di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon menyatakan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya kota Ambon sebagai lokasi implmentasi program.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat kami mengucapkan terima kasih kepada Konsorsium yang dipimpin oleh MVO Nederlands atas perhatian dan insiatif  untuk mendukung pengembangan sistem pengelolaan sampah yang baik di kota Ambon,” kata Walikota.

Walikota menyatakan, pihaknya sangat berkomitmen untuk mensukseskan program ini, mengingat masalah pengelolaan sampah masih menjadi momok dalam upaya pelestarian lingkungan, apalagi saat ini dunia sedang dilanda dampak perubahan iklim.

“Pemkot Ambon sangat berkomitmen dalam isu – isu lingkungan bukti nyata dari komitmen tersebut adalah berbagai pernghargaan yang diraih, yakni Trophy Adipura, Niwrasita Tantra dan Green Leadership,  serta yang terbaru, Trophy Proklim utama,” tandasnya.

Sementara itu, Hans de Branbander dalam sambutannya menjelaskan pengelolaan sampah yang akan diimplementasikan di kota Ambon, dimulai dengan collect atau mengumpulkan sampah dan kemudian diproeses sehingga tidak menjadi masalah lingkungan.

Ia berharap implementasi di kota Ambon akan membuka paradigma baru dalam mengolah sampah menjadi bisnis yang menguntungkan sebagaimana telah dilakukan di negara – negara maju.

“Sampah harus dikumpulkan dan diproses dan kemudian tidak boleh dibiarkan menjadi masalah di kemudian hari, dan pertemuan ini menjadi bagian dari merancang bisnis dari sampah dan memastikan dapat membawa keuntungan secara ekonomi,” tandas Brandbaner

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:01
01:28
05:06
02:41
02:06
02:28

Viral