- Tim tvOne
Usai Viral Karena Kritik Malah Dilaporkan ke Polisi, Ini Sejumlah Fakta TikToker asal Lampung Awbimax
Menimbulkan Pro dan Kontra
Akibat konten tersebut Bima viral di kalangan pengguna TikTok. Dari video tersebut dapat menimbulkan pro dan kontra atas kritikan yang dia lontarkan melalui konten tersebut.
Kontennya Dilaporkan ke Pihak Polisi
Konten Bima dilaporkan ke pihak berwajib. Sosok advokat bernama Ginda Ansori Wayka inilah yang melaporkan video Awbimax ini ke Polda Lampung karena diduga mengandung hoaks dan menghina Provinsi Lampung.
Merespons Santai Laporan Kepolisian
Fakta ketujuh yang tidak kalah menghebohkan lagi terkait respons dari TikTokers bernama lengkap Bima Yudho Saputro. Bima merespons santai usai dilaporkan ke pihak berwajib.
Mengetahui dirinya dipolisikan, Bima berencana mengajukan protection visa alias visa perlindungan dari Australia yang berlaku secara permanen. Dengan visa ini, Bima bisa mendapatkan perlindungan dari negara Australia dengan alasan mengalami persekusi dari negara asalnya.
Bima mengatakan kalau dirinya sendiri belum mengajukan protection visa karena belum menerima laporan yang resmi dari kepolisian. Ia juga akan mengajukan ini jika keamanannya terancam.
Kritikan Bima soal Kota Lampung menjadi viral
Bermula ketika Bima membuat video dengan judul ‘Tentang Lampung’ yang diunggah pada 8 April 2023 lalu. Dalam video yang sudah ditonton sebanyak 9,7 juta kali ini, Bima menjelaskan alasan mengapa Lampung tidak maju-maju menurutnya.
Beberapa yang di-highlight Bima adalah infrastruktur yang terbatas, mulai dari proyek pemerintah yang mangkrak, jalan raya yang rusak, sistem pendidikan yang lemah, dugaan tindak korupsi dan suap yang menurutnya merajalela di kota tersebut.
Tak hanya satu kali Bima membuat video berisi kritikan, ia juga membuat beberapa video kritik yang ditujukan untuk Indonesia dan kotanya dengan konsep berbagi slide presentasi.
Bermula dari video inilah nama Bima pun kemudian mendapatkan berbagai dukungan dan banyak warganet yang turut speak up soal permasalahan di kota mereka.
Dilaporkan dengan dugaan melanggar UU ITE
Tak lama setelah videonya viral di berbagai media sosial, seorang advokat bernama Ginda Ansori melaporkan Bima menggunakan UU ITE atas dugaan membuat keributan dengan berita hoaks. Ia juga dilaporkan dengan tuduhan menyebar informasi yang menimbulkan kebencian berdasarkan SARA.