news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - Seorang ibu hamil akan disuntik vaksin COVID-19.
Sumber :
  • ANTARA

CDC AS Rekomendasi Ibu Hamil Divaksin COVID-19

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengklaim Ibu hamil sebaiknya disuntik vaksin COVID-19.
Kamis, 12 Agustus 2021 - 16:05 WIB
Reporter:
Editor :

Washington, 12/8 - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengklaim Ibu hamil sebaiknya disuntik vaksin COVID-19. Mengutip analisis baru menunjukkan tidak ada peningkatan risiko keguguran.

Mereka mengatakan tingkat keguguran setelah vaksinasi sama dengan yang diprediksikan. Ibu hamil dapat menerima satu dari tiga vaksin COVID-19 yang mengantongi izin darurat, yakni Pfizer, Moderna atau Johnson & Johnson.

CDC sebelumnya tidak menyarankan para ibu hamil disuntik vaksin dan mengatakan bahwa mereka harus berkonsultasi tenaga medis sebelum menjalani vaksinasi.

Ketua tim Siaga dan Tanggap Darurat di Divisi Kesehatan Reproduktif CDC, Sascha Ellington mengatakan bahwa tingkat vaksinasi pada ibu hamil rendah, hanya 23 persen dari mereka yang sudah menerima minimal satu dosis vaksin. "Kami ingin meningkatkan itu," kata Ellington,

Saat ini CDC sedang menyusun strategi agar dokter kandungan dan ginekolog menjadi penyedia vaksin. "Kami ingin perempuan terlindungi. Kami tidak melihat sinyal keamanan apa pun sehingga khasiat vaksin benar-benar lebih besar ketimbang potensi atau risiko yang tidak diketahui."

Kehamilan meningkatkan risiko​​​​​​​ sakit parah akibat COVID-19, kata CDC, dan penyakit itu selama kehamilan meningkatkan risiko kelahiran prematur pada bayi. CDC kini merekomendasikan semua orang berusia 12 tahun ke atas agar divaksin COVID-19, termasuk ibu hamil, ibu menyusui dan calon ibu hamil.

"Kami menyadari adanya mitos terkait kesuburan yang beredar. Mitos tidak berdasarkan pada bukti apa pun. Tidak ada sains yang mendukung itu," kata Ellington. "Kami harap (pedoman) ini membantu."

Pedoman baru itu dirilis ketika kasus dan pasien rawat inap di seluruh negeri melonjak dalam sebulan terakhir. Sejumlah rumah sakit di Arkansas, Florida, Louisiana dan Mississippi kehabisan tempat tidur dan wabah merembet dari episenturm di AS selatan ke negara bagian Oregon dan Washington. ner/ant

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:05
01:51
01:01
01:18
04:36
05:03

Viral