news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pianis Legendaris Indonesia Iravati Sudiarso (kiri) dan Linda Djalil, mantan wartawan TEMPO (kanan)..
Sumber :
  • Istimewa

Pianis Legendaris Indonesia Iravati Sudiarso Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Musisi dan pianis legendaris Indonesia, Iravati Sudiarso, mengembuskan napas terakhirnya pada usia 86 tahun di kediaman putrinya di Kebayoran Baru, Jakarta, pada Rabu (18/1/2023).
Kamis, 19 Januari 2023 - 13:02 WIB
Reporter:
Editor :

Di tahun kelima saya berguru pada Iravati Sudiarso, pianis terkenal dan penuh disiplin tinggi. Setelah saya pindah ke West Berlin, guru piano saya nenek-nenek, seorang profesor musik di sebuah Universitas. Saya les privat di sana. Perjuangan menghadang winter minus 20 dengan berjalan kaki ke rumah sang profesor di ujung KrumeLanke, benar-benar butuh ketabahan tersendiri. Kadang air saya mengalir sepanjang jalan. Ingin bolos tapi teringat ayah yang dengan sekuat tenaga menyisihkan uang gajinya untuk pendidikan saya di Jerman, membuat saya sadar tidak boleh bermalas-malasan di negeri orang.

Bertahun-tahun kemudian, saya sempat menjadi guru piano di seputar kediaman saya di Bintaro Jaya. Betul-betul saya berbahagia mendapatkan murid yang rajin les piano apalagi yang berbakat. Anak saya masih bayi ketika itu. Heran, dia tak pernah terusik dengan keberisikan suara piano. Tidurnya tetap lelap.

Teman-teman saya di YPM juga ada yang meneruskan kiprah ibu Iravati Sudiarso menjadi guru di sekolah itu bahkan sampe puluhan tahun lamanya. Contohnya, Linda Primana seorang psikolog lulusan UI yang satu guru piano dengan saya, menjadi guru di YPM yg baik sekali caranya mengajar teknik bermain secara rapi. 

Teman-teman dekat saya tahu saya 'gila piano' dan dianggap ahli memilihkan piano seken untuk dibeli. Ada direktur bank, ada beberapa  dokter, ada tokoh politik seperti Fadli Zon yang semua piano sekennya di Jakarta maupun di Aie Angek Padang Panjang, termasuk piano berwarna coklat milik Prabowo di Hambalang. Memilihkan piano untuknya tidak terlalu mudah karena maunya warna coklat yang disesuaikan dengan warna rumahnya yang serba kayu coklat.

Untuk saya, membeli piano bukan semata-mata karena body yang keren, tapi juga dimainkannya enak tidak. Kualitas suaranya harus mendekati sempurna. Lalu piano harus 'ditelanjangi' dulu hingga senar-senar nya terlihat jelas. Apakah sudah ada yang tidak orisinal, atau pengetuknya sudah dimakan tikus atau masih utuh.

Ketika ada acara di Hambalang beberapa tahun silam, dari jarak yang agak jauh Prabowo berkata setengah berteriak, terima kasih ya Lin sudah belikan saya piano yang bagus. Orang-orang terpana termasuk saya? Belikan? Yang bener aje, duit gue banyak banget belikan piano untuk Prabowo. Lalu buru-buru saya ralat, bukan belikan tapi pilihkan mas. Kan gak pakai uang saya loh dan ia pun tertawa.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral