- tvone - sinto sofiadin
Berbekal Kuitansi Persalinan, Ria Bertemu Ibu Kandungnya Kembali Setelah 23 Tahun Berpisah
Namun malang, Yeti ibu kandung Ria diketahui sudah berpisah dengan bapak kandungnya.
"Saat itu saya ngobrol dan bercerita dulu tentang mama saya (Yeti) di rumahnya. Tapi ternyata dengan bapak kandung saya Pak Giman ternyata sudah pisahan (bercerai). Bapak dan ibu kandung saya pendatang di Jember. Mama Yeti orang Sulawesi, bapak dari Mojokerto," ulasnya.
"Saya anak pertama, dan saya punya dua adik laki-laki. Keduanya sekarang di Pondok. Sekarang saya mencari bapak kandung saya. Semoga bisa kumpul lagi," sambungnya.
Dalam misi pencarian bapak kandungnya, Ria mengaku sudah mengetahui alamat tempat tinggalnya. "Bapak saya masih di Jember kata mama (Yeti). Tapi saat saya datang ke rumahnya tidak ada rumahnya sepi. Tapi saya akan coba mencari terus," tandasnya.
Terpisah, Maria Ulfa (53 tahun) Ibu Angkat Ria mengaku bersyukur anaknya yang telah diadopsi selama kurang lebih 23 tahun dapat kembali bertemu ibu kandungnya.
"Dulu saya mengadopsi Ria masih umur 20 hari. Waktu itu dibantu kakak saya untuk bisa merawat Ria. Saya memang tidak punya anak, dan saya bersedia merawat Ria karena kondisi ibu Yeti waktu itu kesulitan ekonomi," kata Maria saat dikonfirmasi terpisah.
Tapi demi menyambung silaturrahmi, kata Maria, anak angkatnya itu harus tahu asal usul keluarga kandungnya.
"Makanya saya suruh mencari ibu dan bapak kandungnya. Alhamdulillah ketemu dan tinggal bapaknya. Saat itu Bu Yeti tinggal di rumah kos sekitar Mangli. Serah terima itu (untuk mengadopsi Ria) dari kuitansi biaya persalinan itu. Alhamdulillah bisa bertemu lagi," ungkapnya.
Meskipun dapat bertemu kembali dengan orang tua kandungnya, kata Maria, tidak ada perubahan sikap dari Ria.
"Ria sudah menikah dengan orang Banyuwangi, anaknya dua perempuan semua. Sekarang tinggal dengan saya. Ria juga masih sayang dengan saya dan tetap menganggap saya ibunya," pungkasnya. (Sinto Sofiadin/rey)