news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aris Widhi Hidayat dan Herlina Menunjukkan Surat Izin Diterima dan Ditolak Konferwil IPPAT Jateng.
Sumber :
  • Effendy Rois

Khawatir Jadi Klaster Covid-19, Pemkab Sukorhajo Batalkan Konferensi Meski Sudah Siap 100 Persen

IPPAT Jateng kecewa dengan pembatalan itu. Apalagi keputusan diambil hanya beberapa jam setelah izin dikeluarkan.
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 11:01 WIB
Reporter:
Editor :

Semua persyaratan, imbuh Aris, telah dipenuhi panitia. Termasuk arahan dan masukan dari petugas juga kami terima. Panitia juga siap mengatur kehadiran peserta bergantian masing-masing 40-100 orang dalam pemilihan ketua umum nantinya. Bahkan, untuk mengantisipasi tambahan jumlah peserta, akan dilakukan pemisahan di tiga tempat atau lebih tergantung situasi. 

Bupati mencabut izin tersebut dengan surat Nomor 400/338 mengenai pembatalan pemberian izin Konferensi Wilayah IPPAT Jateng.

Sementara saat dikonfirmasi, Widodo, Sekretaris Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengatakan, permohonan awal peserta konferwil 800 orang. Sesuai instruksi bupati acara diperbolehkan maksimal 500 orang dengan sistem 100 datang kemudian pulang bergantian seperti banyu mili. Ternyata formasi lebih dari permohonan. Akhirnya acara dibatalkan karena dikhawatirkan muncul klaster baru. 

"Gara-gara diizinkan, ditakutkan muncul klaster baru," jelas Widodo. 

Dengan pencabutan izin kegiatan tersebut, panitia akhirnya harus menunda sementara kegiatan Konferwil IPPAT. Padahal tidak sedikit peserta yang sudah hadir untuk mengikuti Konferwil di Sukoharjo. 

"Konferwil IPPAT Jawa Tengah, yang rencana berlangsung Sabtu, kami tunda sementara. Panitia akan segera menyiapkan lokasi lain untuk penyelenggaraan Konferwil," pungkas Aris. (Effendy Rois)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral