Sosok Kapten Westerling meninggalkan kenangan pilu yang sulit dilupakan bagi rakyat Sulawesi Selatan. Setiap tahun pada 11 Desember, selalu diperingati sebagai Hari Korban 40 Ribu Jiwa.
Sosok Kapten Westerling melekat dalam ingatan kelam masyarakat di Sulawesi Selatan. Setiap tahun di tanggal 11 Desember selalu diperingati sebagai Hari Tragedi Pembantaian 40 Ribu Jiwa.Â
Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengatakan peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa, merupakan bukti orang kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kamis 5 Desember 1946, dibawah pimpinan Kapten Westerling, sebanyak 123 personel pasukan khusus Belanda atau Depot Speciale Troepen (DST) tiba di Makassar.
Pagi itu di Kampung Batua Makassar, 11 Desember 1946, pukul 10.30, sudah ada 24 mayat tergeletak. Kampung itu diserbu Kapten Westerling sejak pukul 03.00 pagi.
Untuk meningkatkan efektivitas terornya di Sulawesi Selatan, pembantaian didahului dengan menyebarkan kisah bahwa Kapten Westerling memiliki kekuatan magis.Â
Pada umumnya orang Belanda mengenang Kapten Westerling dengan rasa malu. Namun di Sulawesi Selatan butuh waktu lama untuk melupakan nama Kapten Westerling.
"Siapa yang tidak sanggup berdiri dengan kedua kaki berada dalam genangan darah setinggi pergelangan kaki, silahkan pergi sekarang!" kata Kapten Westerling.
Kapten Westerling tertawa ketika mendengar bahwa Ia telah membantai 40 ribu korban dalam operasi militer yang Ia lakukan. Berapa jumlah pasti korban Westerling?
Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.