Virus Nipah kembali menjadi perhatian dunia setelah dilaporkan muncul kasus baru di India. Berdasarkan pemantauan situasi global dan laporan WHO hingga Januari
wabah virus African Swine Faver menyebabkan ribuan ternak babi yang ada di Kabupaten Gowa mati, akibatnya peternak mengalami kerugian hingga miliaran rupiah
Lokasi pembuangan ribuan bangkai babi yang mati akibat terserang virus Asian Swine Fever di Luwu Timur hingga saat ini terus dipantau oleh warga dan Petugas
Virus ASF atau African Swine Fever (ASF) membunuh ribuan ternak babi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Virus asal Afrika ini menular sangat cepat dan mematikan.
Polisi menduga, babi-babi ini mati akibat penyakit dan dibuang pemiliknya. Namun disayangkan karena bangkai babi ini menyumbat irigasi di desa Rinjani, Lutim.
Sebanyak 2000-an ekor hewan babi mati mendadak di wilayah Kabupaten Deli Serdang dan kota Medan. Kematian ini diduga karena terpapar virus African Swine Fever (ASF).
Dinas Peternakan Provinsi NTT mencatat 122.000 babi mati akibat serangan virus demam babi Afrika atau African Swine Fever (ASF) di provinsi berbasiskan kepulauan itu.