Kualitas udara di Jakarta pada hari ini Sabtu (27/7/2024) masuk kategori tidak sehat dan menduduki posisi kedua sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
Kualitas udara di Jakarta pada Senin (1/7/2024) pagi masih masuk kategori tidak sehat dan menempati peringkat kelima sebagai kota dengan udara terburuk di dunia
Kualitas udara di Jakarta pada Selasa (4/6/2024) pagi masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
Kualitas udara di Jakarta pada Jumat (17/5/2024) pagi masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat kelima sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
Kualitas udara di Jakarta pada hari ini, Kamis (16/5/2024) masuk kategori tidak sehat dan menduduki posisi ke-3 sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.
Ibu Kota DKI Jakarta kembali duduki posisi pertama sebagai kota besar paling berpolusi di dunia pada Sabtu (30/9/2023) pagi. Kualitas udara berada di angka 163.
Kualitas udara di Jakarta menduduki posisi 5 sebagai kota dengan udara terburuk di dunia Senin (11/9/2023) pagi. Begini penjelasan pemantau kualitas udara IQAir
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengikuti langkah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK) untuk mengatasi kualitas udara di Ibu Kota yang memburuk.
Kualitas udara di Jakarta berdasarkan data IQAir menduduki posisi pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Senin pukul 13.30 WIB
Â
Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga.
AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.