Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto akan libatkan Propam Mabes Polri dan Kompolnas dalam penyelidikan 7 remaja tewas di aliran Kali Bekasi, Minggu (22/9/2024).
Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengirim tim misi kemanusiaan untuk bencana hydrometeorology atau banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (23/3/2024).
Mus Muliaji (25) warga Medan Denai, Kota Medan, ditangkap tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Bareskrim Mabes Polri dan Imigrasi terkait
Aparat Polresta Bandar Lampung melibatkan Tim Labfor Mabes Polri di Sumatera Selatan untuk melakukan olah TKP, tragedi jatuhnya lift di Sekolah Azzahra Bandar
Pihak Mabes Polri menerjunkan tim K-9 bersama tim lainnya dalam operasi kemanusiaan bencana gempa Turki dan Suriah, dipimpin langsung oleh Kabarhakam Polri,
Memasuki pencarian hari ke-2 korban kecelakaan Pesawat Helikopter Lost Contact Jenis BO-105 P 1103 milik Polairud di Perairan Manggar Kabupaten Belitung Timur, mulai membuahkan hasil
duka mendalam atas peristiwa kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Adapun, LPSK ungkap tidak ada pengerahan ambulans buat bantu aremania saat Tragedi Kanjuruhan.
peristiwa kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Adapun terbaru, LPSK ungkap aparat keamanan halangi hingga pukul tim medis yang bantu korban saat tragedi Kanjuruhan
Persepekbolaan tanah air sedang didera duka mendalam, Secercah kisah korban tragedi kanjuruhan, Dari gagal daftar polisi hingga firasat ibunda soal Kanjuruhan,
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.