Sebelumnya salah satu media Korea Selatan mengabarkan kalau Korea Selatan diduga akan mengirim sebanyak 12.000 tentara untuk membantu Rusia memerangi Ukraina.
Jubir Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Lalu Muhammad Iqbal memastikan akan mendalami dugaan yang mengatakan ada 10 WNI yang menjadi tentara bayaran Rusia.
Dubes Ukraina menyebut Rusia berbohong soal tuduhan ada 10 orang WNI yang menjadi tentara bayaran militer untuk Ukraina. Ia pun mempertanyakan adanya bukti.
Menanggapi laporan mengenai keberadaan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi tentara bayaran Ukraina, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menilai hal tersebut perlu didalami lebih lanjut.
Sebanyak 31 ribu tentara Ukraina selama dua tahun terakhir telah tewas dalam perang melawan Rusia, kata Presiden Volodymyr Zelenskyy pada Minggu (25/2/2024)
Presiden Rusia Vladimir Putin menjamin bakal menetapi janji membebaskan tentara bayaran Wagner. Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin waktu setempat, Putin membebaskan anggota Wagner untuk terus berbakti kepada Rusia dengan cara menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan atau badan-badan penegak hukum lainnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu mengatakan bahwa Rusia mendapat balasan dari kejahatan yang mereka lakukan di Ukraina. Dia mengatakan hal itu untuk menanggapi perselisihan antara pemerintah Rusia dan kelompok paramiliter Wagner baru-baru ini.
Otoritas Ukraina pada Selasa (7/2/2023) mengklaim bahwa ada sebanyak 1.030 tentara Rusia tewas dalam 24 jam terakhir, angka kematian tertinggi sejak Feb 2022.
Pasukan Ukraina terus menekan pasukan Rusia yang mundur. Belum bisa diketahui secara pasti, apakah serangan yang dilakukan pasukan Ukraina ini dapat merubah peta perang yang sudah berlangsung hampir tujuh bulan.
Ribuan tentara Ukraina dari 4 batalyon tempur terpojok di daerah Gorskoye dan Zolotoye. Kondisi itu dialami setelah melewati pertempuran dengan pasukan Rusia.
Pimpinan Pusat (PP) Perisai Syarikat Islam mendukung penuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia.
Staf Khusus Menteri Agama RI sampaikan pesan mendalam dalam Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 Keluarga Besar Kawanua se-Dunia Indonesia di Jakarta (29/1/2026).