Petugas kepolisian menyebut kronologi bermula ketika warga sekira pukul 01.30 WIB melihat pemuda berkendara sepeda motor. Mereka iring-iringan membawa gesper.
Seorang pemuda inisial AS (17), warga Dlingo, Kabupaten Bantul diamankan polisi usai kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit di Jalan Salakan, Potorono, Banguntapan, Kabupaten setempat pada Selasa (19/11/2024) dini hari.
Lima orang remaja diamankan polisi ketika hendak tawuran di wilayah hukum Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka diamankan beserta barang bukti senjata tajam (sajam).
Polresta Yogyakarta masih terus mendalami kasus dugaan kericuhan yang melibatkan kelompok pelajar di Jalan Pramuka, Umbulharjo yang viral di media sosial, Senin (13/5/2024) siang.
Beberapa unggahan potongan video yang memperlihatkan sejumlah pelajar diduga terlibat tawuran terjadi di Kota Yogyakarta pada Senin (13/5/2024) viral di media sosial (medsos).
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan warganya untuk selalu mengedepankan semangat "bebrayan paseduluran" atau kekeluargaan persaudaraan saat menghadapi kesalahpahaman.
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta mengamankan sebanyak 352 orang terkait aksi tawuran dua kelompok massa yang terjadi di sejumlah titik di Kota Yogyakarta
Pascatawuran Kepala Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta Irjen Pol Suwondo Nainggolan memastikan situasi di Jalan Taman Siswa, Kota Yogyakarta telah terkendali.
Suasana di sekitar kawasan Jalan Tamansiswa Wirogunan Yogyakarta berangsur kondusif. Petugas kepolisian akhirnya berhasil membubarkan massa yang masih berkerumun.Â
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.