Rekap hasil Taipei Open 2024, di mana wakil tunggal putra menelan kekalahan dan hanya ada sebanyak tiga wakil Indonesia yang melaju ke babak perempat final.
Link live streaming Taipei Open 2024 akan diramaikan dengan delapan wakil Indonesia termasuk Komang Ayu Cahya Dewi dkk siap unjuk gigi pada babak pertama.
Sebanyak delapan wakil Indonesia termasuk Yeremia/Rahmat akan tampil dan meramaikan jadwal Taipei Open 2024 babak pertama pada Rabu (4/9/2024) mulai pagi WIB.
Indonesia hanya memiliki tiga wakil dalam daftar pemain unggulan di turnamen bulu tangkis BWF Super 300 Taipei Open 2024, yang berlangsung sepanjang pekan ini.
Menerka peluang tunggal putri Indonesia bisa meraih gelar juara sekaligus putus rekor buruk selama 28 tahun di turnamen bulu tangkis bergengsi Taipei Open 2024.
Indonesia siap melanjutkan dominasinya meski hanya akan menurunkan kombinasi dari para pemain senior dan pelapis di turnamen bulu tangkis Taipei Open 2024.
Sejumlah pemain bintang memutuskan mundur dari turnamen bulu tangkis Taipei Open 2024, termasuk ada musuh bebuyutan Gregoria Mariska di persaingan papan atas.
Indonesia menjadi negara paling digdaya dan mentereng, bahkan mampu melampaui catatan apik milik China dalam turnamen bulu tangkis BWF Super 300 Taipei Open.
Berikut jadwal dan hasil drawing Taipei Open 2024, di mana salah satu tunggal putra Indonesia akan berhadapan dengan pebulu tangkis penghancur raja BWF China.
Yohanes Saut Marcellyno akan langsung berhadapan dengan The Giant Killer dari India, dan sektor ganda putra juga apes dalam hasil drawing Taipei Open 2024.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.